Percayalah, Sha Benar-benar Ada

Sahabat Sha:

Percayalah, Sha Benar-benar Ada

- detikNews
Kamis, 25 Agu 2005 18:50 WIB
Jakarta - Misteri Sha yang sempat menyihir dunia blogger sedikit terkuak. Sahabatdekat Sha bernama Elzan memastikan Sha bukanlah tokoh rekaan. "Percayalah, Tasha benar-benar ada," tegas Elzan.Elzan memastikan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom lewat yahoomessenger, Kamis (25/8/2005). Kedekatan Elzan dengan perempuan bernama lengkap Natasha Anya itu bisa dilihat di testimoninya di friendster Sha. Elzan memosting pesannya itu pada 12 Mei 2005. Berikut komentarnya:kenal sha tuh gara-gara sha makeshoutbox gw :P dan nih orang baiknyaga ketulungan deh... padahal belomkenal aku sebelumnya dan belom lamamake shoutbox (www.shouthuns.com)tapi sha udah mau ngasih donasi (duit)lho, yang lumayan besar lagi =P~ dan...apa lagi coba... bentar lagi sha maudonasikan hp siemens ME45-nya buatngembangin Moblog di shouthuns :owaw...kita juga udah bbrp kali sms-an, pdhljuga baru kenal, tapi gw ngerasa kitaudah rada deket deh gara sms0an tsb.waktu dikasih liat poto-nya.... *gubrakz*gw bener ga nyangka... ternyata si shaini juga cute banget.... *jujur nih sha* gwsempet naksir deh pas pertama liatpotonya sha.... gemesin bangetgayanya ;)kesimpulan gw buat sha tuh... dahcantik & cute juga orangnya sangatdermawan eh karna cewek yahdermawati kali yaaah :))sha... seandainya lo tuh cewe gw....aduuh... pasti deh ***********btw kita kan sesama orang "cancer"yang aneh yah sha =))Elzan mengaku dekat dengan Sha setelah gadis itu bergabung denganSHOUTHUNS. Di situsnya, SHOUTHUNS dijelaskan sebagai a free servicefor web/log accesories & tools. Existing services : Shoutbox, LinkManager, Hit Counter, User Online, SMS Sender (Satelindo Only), andMobile Log (Moblog). All of you can use this service for free!Bahkan Sha pernah mendonasikan tabungannya dua kali dan handphone HP Siemens ME45-nya untuk pengembangan SHOUTHUNS."Sha itu benar-benar ada, dan benar-benar sudah meninggal," tegas Elzan lagi.Tapi, anehnya Elzan mengaku belum pernah bertemu muka dengan sahabatnya itu. "Jujur, kita hanya kontak lewat telepon saja, pakai handphone dan telepon rumah," katanya. Lelaki 27 tahun ini menampik tegas dugaan Sha hanya tokoh maya."Buat apa Tasha melakukan itu semua? Toh apa untungnya Tasha membuat sandiwara ini?!" gugat pria yang pernah kuliah di UGM dan Bina Nusantara ini. Selain dengan Sha, Elzan juga berkomunikasi dengan sepupu Sha. Bahkan sepupu Sha-lah yang memberitahu Elzan kabar kematian Sha. Menurut Elzan, Sha tutup usia pukul 13.00 WIB, 16 Agustus 2005, dan dikremasi keesokan harinya. Sha meninggal karena "masalah di kepala"."Tasha sudah lama merasakan sakitnya. Sering pusing di bagian belakang," jelas Elzan.Sha minta dikremasi karena tak ingin menyusahkan keluarganya. "Biar bisa dilarung di air mana pun, sehingga orang-orang bisa nyekar di mana pun," cerita Elzan.Namun saat ditanya alamat keluarga Sha secara pasti di Solo, Elzan keberatan karena khawatir keluarga akan repot. "Pastinya saya lupa," ungkapnya.Namun dia berjanji akan meminta izin pada sepupu Sha yang juga sohibnya itu.Elzan juga tidak mengetahui alasan mengapa posting Sha di blognya di http://kembangsolo.blogspot.com tidak lagi dimunculkan. Dia juga tidak mengetahui ada aktivitas di friendster milik Sha. "Soal itu saya tidak tahu. Nanti saya tanyain ke keluarganya," jawab Elzan.Dari persahabatannya dengan Sha, Elzan mengaku mendapatkan sejumlah foto Sha yang disebutnya sebagai gadis yang cantik. Salah satunya adalah foto dengan Sha dengan anak angkatnya. "Beliau adalah sosok yang hebat dan aku kagumi," ungkap Elzan mengakhiri perbincangan karena hendak berbuka puasa.Elzan telah memaparkan bukti-bukti yang membuatnya meyakini Sha benar-benar ada. Tentu semua penilaian di tangan Anda. (nrl/)


Berita Terkait