Aris Tewas Gantung Diri di Sel

Aris Tewas Gantung Diri di Sel

- detikNews
Kamis, 25 Agu 2005 18:05 WIB
Yogyakarta - Aris Sumardi (40), tahanan Polsekta Umbulharjo, Kota Yogyakarta, ditemukan tewas gantung diri di sel, Kamis (25/8/2005). Korban ditemukan tergantung di teralis kamar mandi oleh teman-teman satu sel tahanan sekitar pukul 10.30 WIB.Saat ini, jenazah korban masih berada di kamar mayat RSU Hidayatulah, Jl. Veteran, Yogyakarta setelah dilakukan otopsi luar. Kepolisian juga masih menunggu kedatangan keluarganya yang tinggal di Kecamatan Panggang Kabupaten Gunung Kidul."Korban memang benar-benar bunuh diri, ini hasil otopsi tim dokter RS Hidayatulah. Tandanya dileher masih ada bekas jeratan tali dan tanda lainnya," kata Kanit Reskrim Polsekta Umbulharjo Yoyakarta, Ipda Sonny kepada wartawan di Mapolsek Jl Perintis Kemerdekaan, Kamis (25/8/2005).Sonny mengatakan, Aris menggantung diri dengan menggunakan kaos yang dipelintir seperti tali di kamar mandi sel. Korban adalah tahanan dalam kasus penggelapan sepeda motor yang sudah ditahan selama 9 hari. Sebelum kejadian, korban sempat bicara dengan sesama tahanan bila hendak buang air besar dan mencuci pakaian di kamar mandi yang menjadi satu dengan sel. Sebelumnya, dua hari lalu korban sempat menderita diare dan sering keluar masuk kamar mandi. Namun oleh petugas sudah diberikan obat diare.Nah, terakhir, Aris mengaku ingin buang besar lagi. Lima menit setelah buang air besar, dia keluar dari kamar mandi, dan tidak satu pun teman yang curiga. Namun setelah itu, dia kembali ke kamar mandi dan tidak keluar serta tidak ada suara gemericik air. Karena curiga, teman satu sel, Zaini Rahman menengok ke kamar mandi. Namun, Zaini melihat korban sudah ditemukan dalam keadaan menggantung di teralis."Saat itu beberapa temannya ada yang langsung memberikan pertolongan dengan mengangkat tubuh korban. Sedangkan yang lain berteriak memanggil petugas," katanya.Menurut Sonny, saat akan dibawa ke rumah sakit, korban dalam keadaan koma. Beberapa saat setelah diberikan pertolongan tim medis, korban akhirnya meninggal dunia. Pihak kepolisian juga sudah menghubungi keluarganya melalui Polres Gunung Kidul yang kemudian dilanjutkan ke Polsek Panggang.Menurut dia, korban kemungkinan merasa tertekan atau stres atas kasus penggelapan yang dilakukannya. Sebab, tidak hanya satu orang yang jadi korban, tetapi banyak jumlahnya. Penggelapan yang dilakukan Aris yang berprofesi sebagai perantara itu adalah menggelapkan uang setoran kepada dealer sepeda motor. Namun uangnya sebagian ada yang disetorkan, sebagian lagi digunakan untuk foya-foya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads