Gubernur Gorontalo Bikin Kuis Jenis Ikan, Warga: Ikan Bakar!

Ajis Halid - detikNews
Rabu, 07 Nov 2018 15:12 WIB
Foto: Gubernur Gorontalo bagikan ikan ke pengemudi bentor (Ajis-detik)
Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, mendorong warganya untuk mengkonsumsi ikan lewat kampanye gerakan makan ikan (Gemarikan). Dia pun pernah menggelar kuis ala Jokowi bertanya ke warga soal jenis-jenis makan tapi jawaban warga buat dia terkejut.

"Saya pernah bikin kuis waktu acara seperti ini. Saya tanya siapa yang tahu nama-nama ikan? Ada yang jawab ikan goreng, ikan bakar, ikan ayam dan ikan tempe," ucap Rusli saat kampanye Gemarikan, di depan Rumah Dinas Gubernur, Gorontalo, Rabu (7/11/2018).



Karena mendengar jawaban warga seperti itu, Rusli menganggap banyak warganya yang kurang makan ikan. Dia pun berjanji akan memberi anggaran khusus agar warganya bisa makan ikan.

"Kesimpulan saya masyarakat kita banyak yang belum mengkonsumsi ikan," imbuhnya.



Salah satu upaya Rusli agar warga Gorontalo konsumsi ikan ialah dengan bagi-bagi ikan gratis ke pengemudi bentor di dekat rumah dinasnya. Selain itu dia juga meminta SKPD-nya agar memberi anggaran khusus ke panti asuhan supaya bisa dapat suplai ikan gratis dari pemerintah setiap bulannya.

"Kemarin kita sudah data semua panti asuhan, nanti awal bulan atau akhir bulan akan kita suplai ikan gratis sesuai jumlah anak-anak. Beberapa kali saya ke panti asuhan langsung ke dapur, itu saya lihat makanannya tidak memenuhi standar gizi. Makanya saya minta agar dianggarkan," tambah mantan Bupati Gorontalo Utara itu.

Tidak hanya itu, Rusli juga akan memfasilitasi penjual ikan dengan kendaraan yang memakai mesin pendingin. Dia mengatakan, penjual ikan di Gorontalo kebanyakan pakai sepeda ontel sehingga ikan yang dijual terkesan kurang segar.

Dalam hal distribusi ikan, Rusli terus berupaya melakukan penggantian sepeda onthel penjual ikan dengan sepeda motor berkotak pendingin. Selain menjaga kualitas ikan tetap segar, penjual bisa menjangkau ke pelosok desa yang jauh dari pantai. Ia bertekad hingga akhir masa jabatannya tahun 2022, tidak ada lagi penjual ikan yang menggunakan sepeda onthel.

(rvk/asp)