DetikNews
Rabu 07 November 2018, 13:36 WIB

Begini Trik Pemkot Makassar Bina LGBT agar Tak Turun ke Jalan

Ibnu Munsir - detikNews
Begini Trik Pemkot Makassar Bina LGBT agar Tak Turun ke Jalan Foto: LGBT di Makassar ikut pelatihan (ibnu/detikcom)
Makassar - Puluhan waria dan wanita tunasusila mengikuti pembinaan dan bimbingan mensprit di Makassar. Mereka dibina untuk bisa mandiri agar tak lagi berada di jalan manjajakan dirinya.

"Bentuk kegiatannya untuk sosialisasi pada hari ini cuman berupa pembinaan bimbingan mental spiritual dan narasumber dan memberikan keterampilan keterampilan dasar bagi para WTS dan waria," kata Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial, Dinsos Makassar, Suhartini, di Jalan Pelita, Rabu (7/11/2018).

Mereka diberikan keterampilan agar bisa mandiri baik cara membuat kue maupun menjadi perias kecantikan. Termasuk memberi bantuan sesuai keinginan mereka.

"Berupa bahan-bahan untuk pembuatan kue dan untuk hari ini pemberian keterampilan dan narasumber berupa belajar mereka diajari make up karena nanti juga paket bantuannya berupa perlengkapan make up supaya mengurangi angka di jalan. Memberikan keterampilan dasar membuat kue karena dikarenakan paket yang nanti akan diberikan
itu berupa bahan-bahan untuk pembuatan kue," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Waria Makassar, Bunda Lin mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini sebagai upaya agar para waria tidak lagi berada di jalan, tak bergaul salah dan mencari pekerjaan yang halal.

"Kalau saya liat positif sekali buat komunitas waria Makassar supaya tidak bergaul salah lagi, tidak berada dipingir jalan, tidak bergaul di tempat salah supaya berkelanjutan kepedulian pemerintah," paparnya Bunda Lin.

Lin memaparkan jika para waria di Kota Makassar ini memiliki kemampuan dan bakat. Namun ia berharap ada wadah bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan kemampuanya.

"Sebenrnya punya kemampuan dan bakat tapi tidak ada wadah bisa menjembatangi bisa meningkatkan kemampuan mereka. Pemerintah setidaknya diperhatikan dari hal kecil saya yakin bisa menerima," tegasnya.

Namun bunda Lin yakin jika para waria di Makassar mempunyai kemauan untuk mencari pekerjaan halal. Terbukti beberapa diantara mereka telah bekerja di sejumlah salon bahkan memiliki usaha kuliner.

"Alhamdullilah sudah banyak, alhmdullilah sudah buat salon masing-masing ada di tata boga ada juga kuliner, juga ya," tutupnya.

Diharapkan dengan kegiatan ini, para waria dan WTS di Makassar bisa mencari pekerjaan halal, tak lagi berada dijalan menjajakan dirinya dan hidup mandiri.


Simak Juga 'Klarifikasi Menag soal Video yang Terkesan Mendukung LGBT':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed