Wagub DKI Naik Pitam Tak Dilapori Mutasi Pejabat Eselon II
Kamis, 25 Agu 2005 15:32 WIB
Jakarta -
Merasa dilangkahi dalam pergantian pejabat eselon II Pemprov DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pun mencak-mencak.Hal itu bermula dari adanya rencana pelengseran lima pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yakni Asisten Perekonomian Ma'mun Amin, Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta Rustam Effendy, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Fodli Misbach, Kepala Dinas Perlengkapan Chairul Ishak Mahadi, dan Kepala Kantor Pemakaman Saat Sutisna. Sekretaris KPUD DKI Jakarta Abdullah pun akan dimutasi."Kalau Badan Pertimbangan Jabatan dan Perpangkatan tahu sopan santun, dia lapor ke Wagub. Zaman sekarang sopan santun sudah nggak ada. SMS saja nggak," kata Fauzi dengan nada tinggi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/8/2005). Menurutnya, rencana mutasi pejabat di Pemprov DKI harus dilaporkan kepadanya dulu. Meski demikian, menurut Fauzi, pergantian itu tetap sah. "Ya sah tetapi tidak sopan," ujarnya ketus.Kalau Fauzi tidak tahu, beda dengan bosnya, Gubernur DKI Sutiyoso. Sutiyoso membenarkan adanya pergantian pejabat eselon II pada September 2005. Pejabat baru tersebut akan dievaluasi hasil kerjanya selama 6 bulan."Itu biasa karena ada yang pensiun, pensiun dini atau bisa karena apa-apa," alasan Sutiyoso.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































