Bom di Ambon Diperkirakan Low Explosive
Kamis, 25 Agu 2005 15:22 WIB
Jakarta -
Bom yang meledak di Pasar Mardika, Ambon, diperkirakan low explosive. Belum ada korban jiwa, sedangkan jumlah korban luka masih simpang siur.Gubernur Maluku Karel Albert Rahalalu yang sedang berada di Jakarta langsung mengontak Kapolda Maluku dan Kapoltabes Ambon begitu mendengar ada ledakan bom di Ambon."Informasi yang saya terima, untuk sementara, ledakan mengakibatkan empat orang luka ringan. Belum ada korban jiwa. Diperkirakan ledakan bersifat low explosive," tutur Karel kepada wartawan.Hal ini disampaikan Karel usai mengikuti rapat Malino II yang membahas perdamaian Ambon di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/8/2005).Rapat dipimpin Wapres Jusuf Kalla dan dihadiri para tokoh masyarakat dan anggota eksponen Maluku untuk Malino II."Saya berharap kepolisian bisa segera mengusut dan menangkap pelakunya," ujar Karel.Ada kemungkinan pelaku dari kelompok luar? "Saya belum tahu. Saya belum bisa konfirmasikan sekarang karena masih diselidiki polisi," tandas Karel.Bom rakitan meledak di atas sebuah becak di Pasar Mardika, Ambon, pukul 14.30 WIT. Pada saat yang sama, rapat Malino II sedang berlangsung di Jakarta. Namun rapat tidak terganggu dengan peristiwa ledakan bom ini.Jika Karel mendapat informasi ada empat korban luka, informasi lain menyebutkan ada delapan korban luka, kemudian dua angkutan umum dan dua motor rusak.Ada juga informasi yang menyebutkan enam korban luka dan sudah dilarikan ke RS Alfatah, Ambon, serta seseorang yang diduga pelaku sudah ditahan. Namun belum ada konfirmasi mengenai penangkapan.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
