Bom Meledak di Atas Becak di Ambon

Kalla Pimpin Rapat Malino II

Bom Meledak di Atas Becak di Ambon

- detikNews
Kamis, 25 Agu 2005 14:50 WIB
Ambon - Bluarrr....!!! Sebuah bom rakitan meledak di Pasar Mardika, tepatnya di depan Toko Samudra, Jl Pantai Mardika, Ambon, Kamis (25/8/2005) sekitar pukul 14.30 WIT. 8 Orang terluka.Entah disengaja atau tidak, saat bom itu menggelegar, di Istana Wakil Presiden Jakarta tengah berlangsung rapat Malino II yang membahas perdamaian di Ambon. Rapat dipimpin langsung oleh Jusuf Kalla. Namun, rapat Malino II tak tak terganggu dengan peristiwa ini.Penuturan Bal Pasal, seorang tukang becak yang menjadi korban ledakan bom, ledakan bom itu bermula dari adanya seorang lelaki yang menitipkan dua buah kardus kepada dirinya. Kardus itu diminta dibawa ke terminal Karangpanjang, Kecamatan Sirimau, Ambon. Lima belas menit setelah Bal Pasal menggenjot becaknya, tiba-tiba terciumlah belerang. Ia mulai curiga dengan barang titipan tersebut. Di saat itu kondisi terminal macet, Bal Pasal memutuskan untuk balik arah. Tujuannya menanyakan kepada lelaki tak dikenal yang menitipkan kardus tersebut. Di tengah perjalanan balik itulah, dua kardus titipan meledak. Bluarr...!!! Bal Pasal terpental dan jatuh. "Ciri-ciri penitip barang berkulit hitam, tinggi 145 cm," ungkap Bal Pasal kepada wartawan yang menemui di RS Al Fatah, Ambon. Usai memberikan keterangan, Bal Pasal pingsan dan dibawa polisi. Ledakan itu menyebabkan 8 orang terluka. Selain Bal Pasal (40), korban lainnya adalah Arif (28) luka bahu kanan dan kaki kanan, Rakinah Masyur (18) siswa Madrasah Aliyah Negeri Ambon luka pada kaki, Irwansyah (8) luka paha kanan, Farida Loilatu (18) siswa Madrasah Aliyah Negeri 1, luka kaki kanan, Khalsum (55) luka pada tangan kanan, kepala dan kaki kanan, Iwan Galilea (26) luka tangan kanan dan satu orang lagi belum diketahui identitasnya.Bom itu juga menyebabkan dua mobil angkutan umum rute Pasar Mardika-Tantua dengan nomor polisi DE 1300 AM , dan DE 680 AM rusak parah. Demikian juga dua buah motor, Honda Supra dan Yamaha RX King rusak terkena serpihan bom. Direskrim Polda Kombes Bambang Hermani yang ditemani wartawan di RS Al Fatah Ambon belum bisa memastikan motif di balik ledakan itu. Saat ini Tim Reskrim Polda Maluku sedang menyusuri lokasi. Sementara ini baru satu saksi yang dibawa ke Mapolda Maluku. "Saksi lain akan menyusul setelah ada pengembangan kasus," imbuh Bambang. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads