DetikNews
Selasa 06 November 2018, 21:31 WIB

Viral 2 Ton Durian di Sriwijaya Air, Kemenhub: Boleh asal Sesuai SOP

Jabbar Ramdhani - detikNews
Viral 2 Ton Durian di Sriwijaya Air, Kemenhub: Boleh asal Sesuai SOP Ilustrasi (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 Bengkulu-Jakarta sempat tertunda karena penumpang memprotes bau durian yang mengganggu. Kemenhub meminta pihak maskapai dan pengelola bandara mengacu pada SOP yang berlaku demi kenyamanan penumpang.

"Membawa durian, terasi, ikan asin, dan barang berbau menyengat ke pesawat memang tidak dilarang, karena durian tidak termasuk kategori dangerous goods. Namun, dalam penanganannya, ada SOP dan harus mengacu pada SOP tersebut," kata Plt Dirjen Perhubungan Udara M Pramintohadi lewat keterangan, Selasa (6/11/2018).


Dia mengatakan bandara dihadirkan untuk memudahkan masyarakat membawa komoditas suatu daerah ke daerah lainnya. Pramintohadi mengatakan durian sebagai komoditas Bengkulu sudah diangkut pakai pesawat sejak 2015.

"Salah satu tujuan dibangunnya bandara adalah membantu masyarakat mengangkut hasil bumi di daerah mereka secara cepat dan ringkas. Boleh saja mengangkut komoditas seperti durian, terasi, ikan asin, dan barang lain yang mempunyai bau khas dan menyengat. Namun, yang harus diperhatikan adalah proses pengemasannya sampai loading kargo tersebut ke bagasi pesawat harus sesuai dengan SOP yang berlaku. Jangan sampai penumpang merasa tidak nyaman dengan bau-bauan yang ditimbulkan," jelas Pramintohadi.


Sementara itu, Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu Anies Wardhana mengatakan peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terjadi pada Senin (5/11) kemarin. Ada 2.025 kilogram durian dalam kemasan khusus, tapi aroma buah tersebut tercium dan membuat penumpang tak nyaman.

"Memang benar pesawat Sriwijaya yang membawa durian, dalam hal ini pihak Sriwijaya sudah menyampaikan kronologi kejadiannya. Untuk mengatasi agar kejadian ini tidak terulang lagi, kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang. Rencananya, tim akan melakukan evaluasi terkait tata cara pengemasan dan proses loading kargo barang-barang yang mempunyai bau unik agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan penumpang," ujar Anies.


Hasil evaluasi ini akan disampaikan pihak maskapai dan pengelola bandara kepada stakeholder, termasuk shipper, terkait penanganan dan pengangkutan barang-barang yang mempunyai bau khas.

Informasi soal bau durian di pesawat itu jadi viral lewat unggahan Amir Zidane di Facebook. Amir menyebut aroma durian yang menyengat membuat penumpang memprotes awak kabin hingga akhirnya penumpang turun dari pesawat.


Dia menyebut sempat ada perdebatan antara penumpang dan petugas hingga akhirnya durian diturunkan dari pesawat. Setelah itu, barulah pesawat diterbangkan.
(jbr/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed