GAM Baru Setor 8 dari 840 Senjata

GAM Baru Setor 8 dari 840 Senjata

- detikNews
Kamis, 25 Agu 2005 13:31 WIB
Jakarta - Baru delapan dari 840 pucuk senjata yang disetor GAM kepada TNI. Namun sifatnya masih perorangan, belum ada penyerahan secara resmi."Hingga kini jumlah senjata dari total 840 pucuk senjata sesuai MoU RI-GAM, menurut data, baru sekitar delapan pucuk yang diserahkan GAM kepada TNI. Itu pun masih bersifat perorangan. Jadi belum ada penyerahan resmi," kata Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto.Hal ini disampaikan dia usai acara serah terima jabatan ketua General Border Committee (GBC) Malaysia Indonesia (Malindo) dari Tarto ke Menhan Juwono Sudarsono di Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (25/8/2005).Kenapa baru delapan senjata? "Para pimpinan GAM bilang, mereka sedang melakukan konsolidasi internal," ujar Tarto.Dijelaskan dia, pasukan nonorganik TNI ditarik secara bertahap sesuai dengan jumlah senjata yang diserahkan oleh GAM."Kalau misalnya hingga bulan September GAM menyerahkan sekitar 30 persen senjatanya, maka TNI pun akan menarik sejumlah 30 persen pasukannya," urai Tarto.Namun demikian, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan penarikan pasukan nonorganik sebelum penandatanganan MoU RI-GAM, yakni 1 batalyon marinir."Lalu seminggu sesudah MoU, kita juga menarik 2 batalyon dari TNI AD. Ini untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen kita terhadap pelaksanaan MoU. Sesuai MoU, seluruh pasukan nonorganik akan ditarik hingga Desember," kata Tarto.Menurutnya, tidak ada rencana pasukan nonorganik yang ditarik dari Aceh akan ditempatkan di daerah lain yang rawan konflik. "Kita belum melihat adanya kebutuhan seperti itu," tandas Tarto. (sss/)


Berita Terkait