DetikNews
Selasa 06 November 2018, 09:37 WIB

Pilu Menolak ML: Kekasih Disiksa dan Istri Digorok Kakek 80 Tahun

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Pilu Menolak ML: Kekasih Disiksa dan Istri Digorok Kakek 80 Tahun Ilustrasi (dok.detikcom)
Makassar - Kakek H Andi Soto (80) tega membunuh istrinya, Hj Isa (60), karena masalah syahwat. Ini bukan kasus pertama yang disebabkan oleh masalah berahi. Seminggu sebelumnya, kasus yang sama terjadi di Sulsel.

Pada akhir Oktober lalu, Nugroho Eko Saputro (18), penjaga warnet dari Kabupaten Jeneponto, tega menikam seorang perempuan lantaran permintaannya berhubungan badan kepada korban, NR, ditolak. Pertemuan keduanya terjadi lewat media sosial.

Lewat perkenalan itu, NR, yang bekerja sebagai pegawai honorer di sebuah instansi di Gowa, kemudian bertemu dengan Eko. Eko bahkan berani mendatangi rumah korban di Kabupaten Gowa untuk memperlihatkan niat seriusnya kepada NR.


Setelah merasa dekat, Eko mengajak korban berhubungan badan layaknya suami-istri. Hubungan badan ini dilakukan sebanyak 2 kali. Pada kesempatan ketiga kalinya, korban menolak dengan alasan takut hamil dan takut Eko tidak akan bertanggung jawab menikahi korban.

Alasan itu membuat Eko naik pitam. Dia kemudian mengambil pisau di dapur, kemudian menusuk korban pada bagian perut sebanyak 1 kali dan membenturkan kepala korban ke kloset. Dia juga mencuri barang-barang elektronik korban sebelum melarikan diri.

"Setelah itu, korban diseret ke kamar mandi dan dibenturkan kepalanya ke kloset sehingga mengalami perdarahan di kepala. Setelah itu, Eko meninggalkan korban dalam keadaan bersimbah darah dan mengambil handphone korban sebanyak 3 buah, kemudian melarikan diri ke arah Kabupaten Jeneponto," kata Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius beberapa waktu lalu.

Akibat kejadian ini, NR harus mendapatkan perawatan di ICU RS Pelamonia. Eko pun telah ditangkap polisi.

Tidak sampai seminggu, kasus serupa kembali terjadi di Kabupaten Bone. Pelaku adalah seorang kakek, Haji Soto, berusia 80 tahun, yang tega membunuh istri sendiri karena marah setelah permintaannya berhubungan badan ditolak.

Peristiwa ini terjadi pada subuh hari setelah Kakek Soto baru saja menunaikan salat. Setelah salat, dia melihat istrinya dan mengajaknya berhubungan badan.

"Dari pengakuan pelaku, korban sempat diajak berhubungan intim, namun menolak hingga pelaku marah dan melakukan penganiayaan dengan parang hingga mengakibatkan korban tewas," ungkap Kapolsek Cina Iptu Abdul Rahim.

Kakek Soto dan Hj Isa diketahui sempat berpisah karena bercerai dan kemudian rujuk lagi dalam dua bulan terakhir. Dia membunuh istrinya menggunakan sebilah parang dengan cara membacok hingga menggorok leher istrinya.

Kakek Soto pun terancam hukuman 15 tahun penjara karena kasus pembunuhan ini.
(fiq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed