5 Dokter Dikerahkan, Penggalian Makam Jaksa Umbu Dimulai
Kamis, 25 Agu 2005 11:30 WIB
Semarang -
Saat yang ditunggu-tunggu tiba. Tepat mulai pukul 10.15 WIB, penggalian makam Jaksa Umbu Lage Lozara yang diduga meninggal secara tidak wajar dimulai. Keluarga, aparat kepolisian, kejaksaan, tim medis dan masyarakat menyaksikan proses penggalian ini.Tampak hadir di pemakaman Jaksa Umbu di Dompu, Kalongan, Ungaran, Semarang Jawa Tengah, antara lain istri Jaksa Umbu Srihadi Indro Chrisnowati, putera kedua Erik Nusantara, kerabat Jaksa Umbu dari Sumba, Kajati Sultra, Asintel Kejati Sultra, tim Polda Sultra, Polres Muna, petugas Kejaksaan Tinggi Semarang dan Kejari Semarang, dan tak ketinggalan sekitar 30 petugas Polres Semarang.Proses penggalian dimulai pukul 09.45 WIB, Kamis (25/8/2005). Dimulai dengan doa bersama pihak keluarga dan Gereja Kristen Jawa Ungaran. Setelah tim medis datang, proses penggalian dimulai.Tim medis yang hadir terdiri dari 3 orang dokter dari Undip, 2 orang dokter forensik Polda Jateng dan direncanakan masih ada satu orang dokter dari UI yang sampai saat ini belum datang. Mereka dibantu oleh 10 orang perawat dari RS Karyadi Semarang. Sebelum masuk ke pemakaman, di pintu gerbang makam Dompu, tim medis sempat 'diceramahi' salah seorang keluarga Umbu, Ny Debby Baha - (40) mantan Kajari Grobogan Jawa Tengah. Ny Debby dengan sedikit emosi meminta agar tim medis bekerja secara jujur dan profesional.Gatot Warso, salah seorang dokter menjawab permintaan tersebut. "Kami bekerja profesional. Kami membawa spesialis luka, racun dan forensik untuk mengotopsi Jaksa Umbu. Dan kami kan berupaya untuk melakukan otopsi sesuai dengan etik profesi kami. Karena penguburan agak lama, mungkin ada proses yang harus dibawa ke laboratorium," kata dia. Di sekitar makam, dipasang policeline sejauh 1,5 meter dari lubang makam. Hanya pihak keluarga dan aparat kepoliisan yang diperbolehkan di dalam policeline selama penggalian. Jaksa Umbu ditemukan meninggal pada 4 Agustus lalu di Hotel Ilham, Raha, Sulawesi Tenggara. Saat jenazah tiba di Semarang, kondisinya tidak wajar. Lidahnya terjulur, muka lebam, luka di leher, dan luka lain di beberapa bagian tubuhnya. Padahal keterangan resmi dari pemerintah, Jaksa Umbu meninggal karena serangan jantung. Pihak keluarga kemudian setuju dilakukan otopsi untuk mengungkap misteri kematian Jaksa Umbu.
(jon/)










































