Jelang Otopsi, Keluarga Bergerak ke Pemakaman Jaksa Umbu
Kamis, 25 Agu 2005 07:06 WIB
Jakarta -
Mungkin saat ini menjadi menit-menit ketegangan bagi keluarga almarhum Jaksa Umbu Lage Lozara. Menjelang otopsi yang akan dilakukan pada Kamis (25/8/2005) pukul 09.00 WIB ini, seluruh anggota keluarga mendatangi makam almarhum di Desa Kalongan Dusun Dampu, Ungaran, Semarang untuk melihat pembongkaran makam.Sri Hadi Indro Crisnowati, istri almarhum bakal melihat proses otopsi itu. Begitu juga dengan adik kandung dari istri Jaksa Umbu, Edi Kristanto. Saat ini, dia sedang melakukan perjalanan dari tempat tinggalnya di wilayah Yogyakarta menuju Semarang. Begitu juga dengan saudara-saudara Jaksa Umbu lainnya yang berasal dari Sumba, NTB akan menuju lokasi pemakaman. Mereka sudah tiba terlebih dahulu berkumpul di rumah Jaksa Umbu, Jl Gereja 14 A Ungaran, Semarang. Begitu juga dengan keponakan Jaksa Umbu, Umbu Buleka atau yang kerap dipanggil Boku. Saat ini, dia sedang menuju lokasi pemakaman. Boku merupakan seorang jaksa di wilayah Bantul, Yogyakarta. "Sebagian besar saudara akan menghadiri proses otopsi itu. Tetapi saudara-saudara perempuan mungkin hanya menunggu di rumah almarhum," kata Edi Kristanto kepada detikcom ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (25/8/2005).Edi kembali menegaskan harapannya pada pemerintah untuk serius menyelidiki kasus ini. Dengan banyak dugaan-dugaan yang ada, maka dengan adanya otopsi ini, misteri kematian Jaksa Umbu dapat terkuak. "Sejak awal tidak jelas penanganan kasus ini. Kami semua mengharapkan kasus ini bisa terbongkar," harapnya.Mengenai hasil otopsi, pihak keluarga mempercayakan sepenuhnya pada tim dokter Univesitas Diponegoro yang dibentuk oleh pihak keluarga. Seperti diketahui, pada Rabu (24/8/2005) malam, terjadi pertemuan segitiga yang berlangsung di kediaman almarhum Jaksa Umbu, Jl Gereja 14 A Ungaran, Semarang. Hadir dalam pertemuan itu anggota Kepolisian Kasat Reksrim Sulawesi Tenggara (Suktra), Direskrim Polda Sultra, Kabid Dokkes Sultra, Kajati Sultra dan Polres Semarang.Dari pihak keluarga Jaksa Umbu, hadir istri almarhum Sri Hadi Indro Crisnowati, dan tiga anaknya serta sanak kelurga dari Sumba. Hadir pula tiga tim dokter yang berasal dari Polri, Universitas Diponegoro (Undip) dan tim dokter keluarga Jaksa Umbu.Setelah melakukan rapat tertutup selama satu jam, akhirnya diputuskan otopsi dilakukan pukul 9 WIB. "Apa pun hasil otopsinya pihak keluarga akan menerima apakah sakit jantung atau hal lainnya," kata keponakan Jaksa Umbu, Umbu Lage Woleka.Jaksa Umbu ditemukan meninggal pada 4 Agustus lalu di Hotel Ilham, Raha, Sulawesi Tenggara. Saat jenazah tiba di Semarang, kondisinya tidak wajar. Lidahnya terjulur, muka lebam, luka di leher, dan luka lain di beberapa bagian tubuhnya. Padahal keterangan resmi dari pemerintah, Jaksa Umbu meninggal karena serangan jantung. Pihak keluarga kemudian setuju dilakukan otopsi untuk mengungkap misteri kematian Jaksa Umbu.
(atq/)










































