Golkar Desak SBY Copot Menlu
Rabu, 24 Agu 2005 19:01 WIB
Jakarta - Desakan agar Presiden SBY mengganti para 'pembantu'-nya mulai muncul ke permukaan. Kali ini desakan disampaikan DPP Partai Golkar. Figur yang dianggap sudah tidak pas lagi duduk di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu adalah Menlu Hassan Wirajuda.Hassan dinilai sudah tidak relevan dalam dunia diplomasi saat ini. "Kalau tidak berubah justru kita yang akan terpuruk. Kita butuh figur yang memiliki kemampuan seperti Ali Alatas," tegas Ketua DPP Golkar Agus Gumiwang di kantornya, Slipi, Jakarta, Rabu (24/8/2005).Menurutnya, kinerja terburuk Menlu Hassan adalah munculnya kasus Papua di Kongres AS. "Itu adalah salah satu kegagalan besar Deplu kita yang tidak bisa mendeteksi masalah itu di AS," kata Agus.Dia menilai Hassan lebih cocok menjadi orang di belakang layar, sebab dia adalah konseptor yang baik. Ke depan ia mengusulkan agar menlu diisi figur yang lebih berwawasan ekonomi. "Bisa saja nanti diambil baik dari dalam maupun luar Deplu," tegasnya. Saat ini beberapa nama yang beredar dan dianggap layak menduduki posisi Menlu adalah Makarim Wibisono, Dino Patti Jalal, dan Theo L Sambuaga.Saat dimintai komentarnya soal nama-nama itu, Agus tidak bersedia. "Partai tidak akan usung nama karena itu bisa mencegah konflik internal," kilahnya.
(umi/)











































