DetikNews
Jumat 02 November 2018, 11:37 WIB

Hukuman Tertinggi Pentolan Korupsi Tugu Antikorupsi 3 Tahun Bui

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Hukuman Tertinggi Pentolan Korupsi Tugu Antikorupsi 3 Tahun Bui
Pekanbaru - Kisah korupsi berjamaah pembangunan tugu anti korupsi di ruang terbuka hijau di Riau sempat menjadi perbincangan nasional. Para pentolan koruptornya sudah divonis.

"Tersangkanya ada 18 orang dan yang sudah divonis ada 6 orang. Semua yang telah divonis lebih awal ini pentolan-pentolannya," kata Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada detikcom, Jumat (2/11/2018).

Pentolan yang dimaksud ini adalah eks Kepala Dinas PU Riau, Dwi Agus Sumarsono yang telah divonis sekitar sebulan yang lalu dengan hukuman 1 tahun 5 bulan. Selanjutnya dari pihak rekanan pemenang tender proyek senilai Rp 8 miliar yaitu Juliana.

Dari 6 orang yang sudah divonis, Juliana menjalani masa hukuman paling lama 3 tahun penjara. Kini sudah 3 tersangka lagi sudah dilakukan penyerahan tahap II ke jaksa penutut umum, Kejari Pekanbaru.

"Tiga tersangka kemarin baru kita serahkan tahap II. Mereka akan segera menjalani proses persidangan," kata Muspidau.

Menurut Puspidau, dalam kasus korupsi berjamaan di Dinas PU Riau ini, lebih awal yang menjalani persidangan adalah orang-orang yang paling bertanggung jawab dalam proyek tersebut.

"Memang dari 18 orang, baru 6 yang divonis dan 3 orang lagi tahap II. Tetapi mereka yang sudah divonis itu merupakan pentolan tadi," kata Muspidau.

Saat ini ada 9 tersangka lainnya yang belum dilakukan penahanan dalam kasus tersebut. Penyidikan terus dirampungkan untuk segera menyeret 9 orang lainnya.

"Kita kan sudah ada 3 orang yang kita serahkan penuntut umum. Nantinya mereka akan segera disidangkan. Hasil persidangan tentunya akan kita lihat kembali sejauh mana peran 9 orang ini berdasarkan keterangan tiga terdakwa itu," kata Muspidau.

"Pemberkasannya untuk 9 tersangka masih akan menunggu hasil persidangan 3 tersangka yang sudah ditahan itu. Nanti akan kita lihat bagaimana keterangan para terdakwa dipersidangan. Karena masing-masing orang punya peran yang saling berbeda," kata Muspidauan.


Saksikan juga video 'TKN Jokowi Dukung Amien Rais Ungkap Kasus Korupsi yang Mandek':

[Gambas:Video 20detik]


(cha/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed