Tarif Tol Naik, Jasa Marga Raup Laba Rp 500 Juta Per Hari

Tarif Tol Naik, Jasa Marga Raup Laba Rp 500 Juta Per Hari

- detikNews
Rabu, 24 Agu 2005 15:49 WIB
Jakarta - Kenaikan tarif tol tentu saja berdampak positif bagi PT Jasa Marga. Buktinya, kocek perusahaan penguasa jalan tol ini bertambah Rp 500 juta per harinya. Wow!"Dengan kenaikan tarif tol sebesar 15-16 persen, berdasarkan perhitungan dari PT Jasa Marga, pendapatan kita mendapat tambahan Rp 500 juta per hari," kata Dirut PT Jasa Marga Syarifuddin Alambai di sela-sela rapat dengar pendapat antara Komisi V DPR dengan Departemen PU di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (24/8/2005). Namun menurut dia, setiap tahunnya PT Jasa Marga mengeluarkan dana sebesar Rp 300 miliar. Dana itu untuk biaya operasional, seperti memelihara jalan, melebarkan, serta memberi jalur khusus untuk tempat-tempat yang macet.Ketika ditanya tentang pelayanan pascakenaikan tarif tol, menurut pria berkacamata ini, tanpa kenaikan pun pelayanan PT Jasa Marga terhadap pengguna jalan tol tetap terjamin."Namun dengan kenaikan ini, ada tambahan penghasilan yang bisa memberi keleluasaan bagi kami untuk mengadakan berbagai pelayanan, menambah investasi dan sebagainya," kata Syarifuddin.Jawaban-jawaban Syarifuddin yang terkesan tidak berdasar realita ini akhirnya berbuah hujan pertanyaan tentang kemacetan jalan tol yang selalu dikeluhkan masyarakat. Tapi dia tampak tetap tenang."Jika dibilang jalan tol macet, di seluruh dunia ini pada jam tertentu jalan tolnya juga macet, seperti di Toronto dan Tokyo," sahutnya enteng.Dia kemudian menjelaskan upaya yang dilakukan oleh PT Jasa Marga dalam mengatasi kemacetan tersebut adalah dengan memberi informasi kepada pengguna jalan tol melalui vehicle message service (VMS)."Para pengguna jalan nanti akan mengetahui arah atau jalur tol mana saja yang mengalami kemacetan, sehingga mereka bisa mengantisipasi," katanya.Apakah kemacetan juga akan mengurangi pendapatan PT Jasa Marga? "Yang pasti mengurangi kepuasan pengguna. Kalau jalan lancar, tentu kita senang, asalkan jangan sampai sepi," jawabnya diplomatis dengan gaya santai. (ahm/)


Berita Terkait