500 Karyawan Anak Perusahaan Sinar Mas Blokir Pelabuhan
Rabu, 24 Agu 2005 14:07 WIB
Pekanbaru - Sekitar 500 orang karyawan PT Arara Abadi memblokir jembatan timbang dan Pelabuhan Perawang, Siak, Riau, Rabu (24/8/2005). PT Arara Abadi merupakan anak perusahaan Grup Sinar Mas yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri.Konsentrasi pemblokiran pertama ada di jembatan timbang yang berada di pintu gerbang PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Perawang. PT IKPP yang juga anak perusahaan Grup Sinar Mas ini berjarak sekitar 50 kilometer arah utara Pekanbaru. Akibat pemblokiran ini, sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.15 WIB, ratusan truk pengangkut balak kayu ini terpaksa berhenti sebelum sampai jembatan timbang. Sebab truk-truk besar ini dilarang masuk oleh para demonstran. Panjang antrean truk pun mencapai sekitar dua kilometer.Titik kedua yang diblokir massa yakni pintu belakang Pelabuhan Perawang menuju ke arah PT IKPP. Pelabuhan ini berada di aliran Sungai Siak. Akibat pemblokiran jalan keluar pelabuhan, ratusan truk dari pelabuhan menuju lokasi pabrik juga terhenti sepanjang sekitar dua kilometer. Seluruh aktivitas angkutan bahan baku ke PT IKPP pun berhenti total.Aksi ini dipicu karena adanya kebijakan perusahaan yang melakukan PHK secara massal terhadap 334 karyawan PT Arara Abadi. Tidak hanya itu, 734 karyawan PT Arara Abadi lainnya dialihkan ke PT IKPP. Ke-734 karyawan yang dialihkan itu merasa keberatan.Para karyawan menuntut uang tunjangan atau pesangon. Pesangon yang diminta minimal delapan kali gaji pokok ditambah bonus sesuai dengan masa tahun kerja. Namun pihak perusahaan hanya melakukan standar pesangon dari Depnakertrans yakni pesangon dua bulan gaji.Dalam aksinya, mereka membentangkan beberapa spanduk dan poster. Di antaranya bertuliskan, "Mohon Tuntutan Kami dikabulkan", "Kami Menuntut Sesuai Dengan Hak Kami","Kami Silakan Dipindahkan, Tapi Berikan Kompensasi".Hingga berita ini diturunkan pukul 14.00 WIB, aksi itu masih berjalan.
(ism/)











































