DetikNews
Rabu 31 Oktober 2018, 18:40 WIB

Sempat Dikira Black Box Lion Air, KR Baruna Jaya Temukan Pelampung

Matius Alfons - detikNews
Sempat Dikira Black Box Lion Air, KR Baruna Jaya Temukan Pelampung Objek yang sempat diduga black box Lion Air JT 610. (Matius Alfons/detikcom)
Karawang - Kapal Riset (KR) Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendekati objek yang diduga black box Lion Air JT 610 dari laut. Ketika diambil, objek berwarna oranye itu ternyata pelampung pesawat dan sejumlah barang lainnya.

ROV diturunkan ke lokasi objek diduga black box, Rabu (31/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. ROV menangkap gambar yang tersambung dari layar monitor. Tampak objek berwarna oranye di dasar laut.

ROV atau remote operated vehicle ini adalah alat canggih berupa kendaraan bawah laut yang dikendalikan dari jarak jauh untuk menampilkan gambar video secara langsung dari dasar laut. Dengan alat ini, pencarian sebuah objek di dasar laut akan lebih cepat dilakukan.


Sekitar pukul 16.30, ROV menangkap bentuk visual kotak berwarna oranye. "Ini sepertinya black box ini," kata Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan M Ilyas di atas KR Baruna Jaya, Rabu (31/10/2018).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi kemudian mendekati layar. Mereka berdua beserta sejumlah jajarannya hadir di KR Baruna Jaya I untuk memantau langsung proses pencarian black box dan badan pesawat Lion Air JT 610.

Karena objek itu diduga black box, Marsekal Hadi pun memerintahkan para penyelam TNI AL mendekati objek tersebut. "Akan kami langsung susuri, langsung susuri," ujarnya.


Sekitar pukul 16.35 WIB, sebanyak 5 penyelam mengambil posisi mengikuti arah ROV yang ada di dasar laut. Tidak lama menunggu, objek itu diangkat ke atas kapal dan ternyata objek yang dilihat berwarna oranye tersebut merupakan pelampung untuk dewasa dan untuk infant atau bayi berwarna kuning. Ada juga celana serta kaus berwarna putih.

Barang-barang yang ditemukanBarang-barang yang ditemukan. (Matius Alfons/detikcom)

Setelah melihat objek-objek yang diangkat, Panglima TNI dan Kabasarnas pun meninggalkan KR Baruna Jaya. "Kita leaving dulu, kita mau leaving dulu, terima kasih ya, Mas Ilyas," ujar Syaugi.
(hri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed