Coba Kabur, Aktor Penaikan Bendera RMS Ditangkap

Coba Kabur, Aktor Penaikan Bendera RMS Ditangkap

- detikNews
Rabu, 24 Agu 2005 13:48 WIB
Ambon - Aktor penaikan bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di tiang bendera Sekolah Perawat Kesehatan (SPK), Kudamati, Ambon, 19 Agustus lalu, Marno, berhasil ditangkap. Dia akan melarikan diri ke Ternate, Maluku Utara. Marno ditangkap aparat kepolisian di kota Namlea Kabupaten Buru, Rabu (24/8/2005). Penangkapan dilakukan Tim Polres Persiapan Kabupaten Buru setelah mendapat informasi dari Polres pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease."Dari informasi itu, kami kemudian melacak keberadaan yang bersangkutan di semua penginapan di Namlea," ujar Kapolres Persiapan Buru, Bambang Widodo kepada detikcom via telepon, Rabu (24/8/2005).Dikatakan Kapolres, saat digerebek di kamar nomor 8 Penginapan Anila atau sekitar 30 meter dari markas Polres Persiapan Buru, sekitar pukul 11.30 WIT, Marno tidak melakukan perlawanan. "Dia tak melakukan perlawanan sedikit pun. Hari ini juga dia akan dijemput tim Polres Ambon untuk dibawa ke Ambon. Sementara ini berada di tahanan Polres Buru," ungkapnya.Menurut Kapolres, Marno sudah berada di kota Namlea sejak Selasa (23/8/2005) pagi dengan menumpang kapal Namlea Star pada Senin malam hari. "Dia keluar Ambon pukul 21.00 WIT dan tiba di Namlea Selasa pagi dan direncanakan akan melarikan diri ke Ternate dengan menggunakan kapal motor Lambelu, hari Rabu ini," ujarnya.Sebelumnya, Marno menjadi aktor penaikan bendera di SPK Kudamati dengan membayar JT, siswa salah satu SMA di Ambon sebesar Rp 500 ribu.Terkait hal ini, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Leonidas Braksan kepada detikcom mengatakan, jejak yang bersangkutan sudah tercium satuan intel Polres Ambon. "Kami sudah lacak dia. Dan terakhir diketahui sudah menuju Namlea Selasa malam. Langsung kami koordinasikan hal ini dengan Kapolres persiapan Buru untuk membekuknya," ungkap Braksan.Direncanakan, Rabu sore, Marno akan tiba di Ambon dengan Kapal Cepat Bahari Ekspres dan dikawal satuan polres untuk digelandang ke Polres Pulau Ambon. "Dia akan kami periksa. Siapa tahu ada juga tokoh di balik orang ini," tandas Kapolres. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads