Disebut Pakai Strategi Trump, Kubu Prabowo: Nggak Usah Fitnah

ADVERTISEMENT

Disebut Pakai Strategi Trump, Kubu Prabowo: Nggak Usah Fitnah

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Rabu, 31 Okt 2018 14:37 WIB
Andre Rosiade (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketum PPP Romahurmuziy atau Rommy menyebut Joko Widodo pernah mengatakan lawan politiknya memakai strategi Donald Trump seperti saat kampanye Pilpres AS.

Lawan politik Jokowi saat ini, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, balik mengkritik Rommy.

Rommy memang tak memerinci strategi Trump yang mana yang diadopsi lawan politik Jokowi. Namun Rommy berbicara tentang post truth era atau politik pascakebenaran.

"Coba tanya ke Pak Jokowi dan Gus Rommy, jangan gampang nuduh orang bohong. Kebohongan apa yang kami lakukan? Coba saya tanya, Prabowo-Sandi bohong apa sama rakyat?" kata jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, saat dihubungi, Rabu (31/10/2018).





"Yang bohong itu bukannya orang yang janji tidak naikin tarif dasar listrik tapi naikin tarif dasar listrik. Orang yang janji tidak impor ternyata impor," imbuh dia.

Andre meminta Rommy tak berbicara sembarangan. Dia meminta Rommy berkaca sebelum mengomentari orang.

"Bilang sama Rommy, sudahlah, nggak usah pakai politik fitnah mulu. Menuduh orang politik kebohongan, sontoloyo sekarang tiru cara-cara Donald Trump. Itu seperti Anda becermin di kaca. Maling teriak maling. Gus Rommy sebelum ngomong ngaca dulu," jelasnya.

Sebelumnya, Rommy mengungkap arahan capres petahana Joko Widodo saat berbicara di hadapan tim kampanye nasional-daerah beberapa waktu lalu.

"Waktu kemarin hari Minggu ketika Pak Jokowi memberikan arahan kepada seluruh anggota tim kampanye, baik nasional maupun tim kampanye daerah, beliau memang menyampaikan strategi lawan yang sekarang dilakukan itu mengadopsi apa yang dilakukan oleh Trump," ujar Rommy. (gbr/fdn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT