Sering Menangis, Model Cantik Michelle Terbukti Kuasai Ekstasi
Rabu, 24 Agu 2005 12:15 WIB
Denpasar - Top model Australia, Michelle Leslie, terbukti memenuhi unsur menguasai dan memiliki dua butir ekstasi yang ditemukan di tas tangan Gucci-nya. Namun hingga kini belum diketahui apakah ia pemakai atau bukan.Hal itu disampaikan Direktur Direktorat Narkoba Polda Bali AKBP Bambang Sugiarto di Mapolda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Rabu (24/8/2005). "Unsur menguasai barang ada, unsur memiliki ada, dan tidak harus dia itu pemakai," ungkap Bambang.Direktorat Narkoba, lanjut Bambang, saat ini tengah menggelar pemeriksaan lanjutan terhadap Michelle untuk mengetahui dari siapa ia memperoleh ekstasi itu dan bagaimana prosesnya. "Siapa yang memberi dan berapa kali ia datang ke sini," tutur Bambang.Selain itu, polisi juga telah mengirim urine Michelle untuk diperiksa di Labforeksik Denpasar. Sementara terhadap barang buktinya, dari pemeriksaan awal ditemukan ekstasi itu mengandung metamphitamine. "Untuk lebih lanjut dua ekstasi ini kita kirim ke Puslabfor. Apa golongannya kita belum tahu. Komposisinya apa, sebab setiap ekstasi komposisinya beda-beda. Ada metamphitamine, ada amphitamine, dan memang ada juga yang tiruan," ungkap Bambang.Masih Sering MenangisPemeriksaan terhadap Michelle, lanjut Bambang, sejauh ini tidak ada masalah. Hanya saja wanita cantik itu masih sering menangis saat menjalani pemeriksaan. Alasannya, model kurus itu rindu orangtuanya."Saya pikir ia belum bisa menyesuaikan diri. Dulu Corby (pemilik 4,2 kg mariyuana Schapelle Corby)juga begitu, nangis terus tapi lama-lama terbiasa," kata Bambang.Bambang juga menuturkan, selain Michelle, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang berprofesi sebagai petugas keamanan, kemarin. Dua saksi ini dianggap mengetahui bahwa ekstasi itu diperoleh polisi dari dalam tas Michelle.Sementara di tempat yang sama, pengacara Michelle, M Rifan, membantah kliennya telah mengakui sebagai pemilik pil setan itu. "Bukannya tidak mengakui, tetapi belum ada pertanyaan dari polisi yang mengarah ke sana. Versi polisi tetap kita hormati," katanya.Selain Rifan, rencananya dua pengacara Michelle dari Australia akan datang ke Polda Bali untuk memperkuat pembelaan model underwear itu. "Itu pengacara dari pihak keluarga, bukan pemerintah Australia," kata Rifan. Foto:Sydney Morning Herald
(umi/)











































