Tarif Naik, Tol Tetap Macet
Rabu, 24 Agu 2005 12:02 WIB
Jakarta - Meski kenaikan tarif tol memunculkan pro dan kontra, tapi para pengendara mobil pengguna jalan tol belum terpengaruh secara signifikan. Jalur tol Jabotabek tetap saja masih dipadati dengan kendaraan. Kemacetan masih saja terjadi. Tol Jagorawi misalnya. Hingga pukul 10.00 WIB, Rabu (24/8/2005), sejumlah pintu tol keluar tampak macet. Pintu tol keluar Pasar Rebo 2 misalnya, mobil-mobil tampak mengantre panjang untuk membayar. Tol Jagorawi sudah menerapkan tarif tol baru mulai hari ini. Kenaikannya rata-rata Rp 500. Tarif tol dari Bogor hingga pintu tol Pasar Rebo 2 yang sebelumnya Rp 4.000 kini menjadi Rp 4.500. Kemacetan juga terjadi di Tol Jagorawi menuju TMII, Cawang, dan Kota. Antrean kendaraan bahkan sangat panjang. Kemacetan sudah terjadi 500 meter menjelang pintu tol Pasar Rebo 2. Kemacetan juga terjadi di pintu Tol TMII. Ratusan kendaraan yang menuju Cawang dari Tol TB Simatupang tampak mengantre. Antreannya cukup panjang. Kemacetan juga terjadi di pintu keluar Tol Pondok Gede-Cawang yang menjadi pintu keluar terakhir tol Cikampek. Kabarnya, kemacetan ini sebagai dampak dari kemacetan di pintu keluar Tol MT Haryono dan Gatot Subroto. Antrean kendaraan sangat panjang.Kemacetan juga tampak di pintu keluar Tol Pondok Pinang Timur, meski antrean kendaraan tidak terlalu panjang. Pintu keluar tol ini tampak diamankan oleh Satpam. Kemacetan juga tampak di perempatan Pancoran dan pintu masuk tol Pancoran. Antrean kendaraan sangat panjang. Sebagai informasi, tarif Tol Cikampek pada hari ini belum dinaikkan. Rencananya, tarif tol baru akan diberlakukan mulai pukul 00.00 WIB, Kamis (25/7/2005). Hal yang sama juga berlaku di Tol TB Simatupang. Sedangkan kenaikan tarif Tol Dalam Kota sudah mulai diberlakukan hari ini. Sopir angkutan umum kini harus merogoh koceknya lebih dalam menjadi Rp 6.000. Padahal sebelumnya, PT Jasa Marga pernah menjanjikan keringanan bagi angkutan umum. "Tapi, fakta di lapangan, tidaklah begitu. Tidak ada tarif khusus untuk angkutan umum," kata Rizqi yang selalu naik angkutan umum dan melewati Tol Dalam Kota itu.
(asy/)











































