"Saat ini ada 4 startup Indonesia yang sudah masuk kategori Unicorn yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Unicorn merupakan istilah untuk menyebut startup dengan valuasi mencapai 1 miliar dollar AS atau setara Rp 15 triliun," kata Rommy dalam keterangan tertulis, Selasa (30/10/2018).
Rommy yang berbicara dalam kuliah umum di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, kemarin Senin (30/10/2018) itu menjelaskan bahwa keempat startup tersebut dipimpin oleh anak muda. Hal ini menunjukkan bahwa anak muda memang mempunyai peluang besar untuk sukses mengalahkan para senior mereka. Nilai perusahaan yang mereka dirikan pun bisa menyalip perusahaan-perusahaan yang sudah lama berdiri.
Bahkan, lanjut Rommy, nilai Go-Jek diprediksikan sudah mencapai USD 4 miliar. Perusahaan aplikasi yang baru diluncurkan pada 2015 ini bahkan lebih bernilai dari Garuda Indonesia yang usianya lebih dari setengah abad.
Menurut Rommy, layanan 4 unicorn ini mungkin tak terpikirkan sebelumnya. Sehingga ketika mereka lahir, bisa langsung menjadi leader di bidangnya.
"Tokopedia melayani 2 juta penjualan selama dua hari. Tidak ada toko yang bisa melayani sebanyak ini setiap harinya," tambah Rommy.
Rommy juga menyebut di tengah peluang yang besar, kalangan muda juga menghadapi tantangan yang besar. Mulai dari narkoba, hingga pornografi yang bisa menjerat mereka jika terlena.
Selain itu, untuk mencapai keberhasilan menurut Rommy juga tidak bisa diperoleh bagi mereka yang sejak awal sudah pesimis dan tidak berpikir positif.
"Berpikirlah positif dan selalu semangat. Sebab pikiran mempunyai peranan penting dalam meraih kesuksesan. Jika ingin belajar, belajarlah dari orang sukses, jangan dari orang stress," kata Rommy sambil bercanda. (ega/idr)











































