DetikNews
Selasa 30 Oktober 2018, 17:54 WIB

Pemberian Suap Ketiga Taufik Kurniawan Gagal karena OTT KPK

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Pemberian Suap Ketiga Taufik Kurniawan Gagal karena OTT KPK Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua DPR dari Fraksi PAN Taufik Kurniawan disebut KPK menerima setidaknya Rp 3,65 miliar dari Muhamad Yahya Fuad selaku Bupati Kebumen periode 2016-2021. KPK menyebut uang yang diduga diterima Taufik itu belum seutuhnya. Kenapa?

"Rencana penyerahan ketiga gagal dilakukan karena pihak terkait saat itu kena OTT KPK," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).




Perkara yang menjerat Taufik memang merupakan pengembangan dari OTT yang dilakukan KPK pada Oktober 2016. Yahya Fuad, yang diduga memberikan suap itu kepada Taufik, juga telah dijerat dan divonis dalam perkara tersebut.

Sementara itu, duit yang diduga diterima Taufik disebut KPK berasal dari Yahya Fuad. Dia menyepakati commitment fee untuk Taufik sebesar 5 persen dari rencana alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 100 miliar.

KPK juga mengungkap adanya penggunaan sandi atau kode berkaitan dengan suap untuk Taufik. Sandi yang digunakan itu adalah '1 ton', yang mengacu pada nilai uang Rp 1 miliar.




Taufik sendiri sudah angkat bicara soal status tersangkanya. Dia mengaku menghormati KPK dan bakal kooperatif.

"Atas keputusan KPK tersebut, saya sangat menghormatinya dan akan mengikuti proses hukum tersebut secara baik dan tertib karena saat ini sedang dalam proses penyidikan di KPK," kata Taufik.


Simak Juga 'Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka KPK!':

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed