'Dewi Yull' Tenggelam di Perairan Buru, Lima Orang Tewas
Rabu, 24 Agu 2005 09:21 WIB
Ambon - Sebuah kapal cepat bernama lambung 'Dewi Yull' semalam, Selasa (23/8/2005) pukul 23.00 WIT, tenggelam di Perairan Buru, Namlea, Maluku. Akibatnya lima orang penumpang tewas, empat orang hilang, dan lima orang lainnya dalam keadaan kritis.Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, Rabu (24/8/2005), kapal yang naas itu mengangkut penumpang melebihi kapasitas. Kapasitas hanya 16 orang, tapi jumlah penumpang mencapai 30 orang. Sebagian penumpang bahkan rela duduk di atas atap kapal.Kapal 'Dewi Yull' terbalik tak lama setelah meninggalkan Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru. Kapal bertujuan Kecamatan Leksula, Buru Utara Selatan, ini tenggelamk di Tanjung Kayu Putih atau sekitar satu kilometer dari Namlea.Jenazah korban tewas dan lima penumpang yang kondisinya kritis telah dievakuasike RSU Namlea. Salah satu korban tewas adalah bayi berusia satu tahun bernama Harsono. Ia diduga anak dari satu orang korban tewas lainnya bernama Nasdia Umailo, warga transmigran Unit 15 Kecamatan Wayapo.Tiga korban tewas lainnya adalah Wamidi Buton, Waramu Buton, dan Siani Buton. Ketiganya adalah warga Desa Waplau, Kecamatan Waplau.Sedangkan satu penumpang yang hilang diketahui bernama Ahmad Buton, warga transmigran Unit 15 Kecamatan Wayapo. Tiga korban hilang lainnya belum diketahui identitasnya.Saat ini dua kapal cepat milik Pemkab Buru dan Polres Buru sedang melakukan pencarian terhadap empat penumpang yang hilang.
(gtp/)











































