"Rencana sampai Jumat, 24 jam full. Tapi kalau proses evakuasi belum selesai kita perpanjangan terus sesuai peraturan Kementerian," kata Asisten Manajer Lion Group Bandara Halim Perdanakusuma, Tri Siswoyo di Bandara Halim, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).
Bila waktu operasional diperpanjang, posko direncanakan dipindahkan ke Lion Air Center di Tangerang. Pertimbangan perpanjangan operasional posko informasi bergantung pada evakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang masih banyak yang belum teridentifikasi, banyak keluarga korban yang belum lapor. Otomatis kita akan tunggu terus, tapi mungkin kita akan tutup posko di sini. Kita akan pindahkan posko ke Selapajang, Tangerang. Kalau di RS Polri terus buka," sebut Tri.
Sementara itu di RS Polri, ada 151 keluarga penumpang Lion Air JT 610 sudah menyerahkan data antemortem ke RS Polri. Tim RS Polri juga melakukan tes DNA kepada keluarga penumpang.
"Untuk (tes) DNA ini kita buka juga, sampai pagi ini untuk antemortem sudah ada 151 keluarga," kata Wakapolri Komjen Ari Dono di RS Polri, Kramat Jati.
Saksikan juga video 'Keluarga ke Halim Pantau Pencarian Korban Lion Air':
(fdu/fdn)











































