detikNews
Selasa 30 Oktober 2018, 09:37 WIB

Operasi Zebra Jaya, Pengendara Mabuk hingga Lawan Arus Jadi Sasaran

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Operasi Zebra Jaya, Pengendara Mabuk hingga Lawan Arus Jadi Sasaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf/Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom
Jakarta - Operasi Zebra Jaya 2018 mulai berlaku hari ini. Pengendara yang mabuk hingga melawan arus menjadi sasaran prioritas penindakan dalam operasi tersebut.

"Kemudian sasarannya tadi tuh, pelanggaran-pelanggaran potensial menyebabkan kecelakaan. Kayak melawan arus, kalaupun terjadi. Kecelakaan itu menyebabkan fatalitas meninggal lah. Contoh misalnya nggak pakai helm, tadi kan disebutin. Kalau jatuh kan parah itu. Kemudian pengemudi yang mabuk, anak di bawah umur, boncengan lebih dari dua. Melebihi kapasitas penumpangnya," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Yusuf mengatakan pelanggaran lain yang tidak termasuk dalam kategori di atas tetap ditindak. Namun, menurut dia, pelanggaran lalin yang berpotensi menyebabkan kecelakaan menjadi prioritas utama.

"Itu prioritas, jadi bukan berarti pelanggaran lain nggak ditangkep, tapi kalau ada ini prioritas banget gitu," ujarnya.





Yusuf menyampaikan penilangan juga akan dilakukan di tempat-tempat yang tidak menimbulkan kemacetan. Dia ingin arus lalu lintas tak terganggu.

"Kalau kami ini di Polda Metro ini kan situasinya memang macet kan, banyak tempat-tempat macet. Jadi kalau kami melakukan kegiatan yang stasioner, maksudnya razia sambil diem gitu ya, bukan hunting, itu kami cari tempat-tempat yang kira-kira kalau menghentikan kendaraan itu tidak menimbulkan kemacetan. Misalnya di situ ada jalur cepat jalur lambat, mungkin kami di jalur lambatnya. Kan gitu. Bukan setiap jalan langsung kita laksanakan razia kalau macet," ujarnya.

Operasi Zebra Jaya ini digelar selama 30 Oktober-12 November 2018. 1.670 personel dikerahkan dalam operasi tersebut.



Saksikan juga video 'Segudang Alasan Pengendara Saat Terjaring Operasi Zebra':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed