Pemindahan 15.000 Pemukim Yahudi dari Jalur Gaza Selesai
Rabu, 24 Agu 2005 07:31 WIB
Jakarta -
Proses penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza dan sebagian Tepi Barat tuntas sudah. Israel telah berhasil memindahkan 15.000 pemukim Yahudi dan keluarganya setelah mengevakuasi secara paksa kaum ultranasionalis yang masih bertahan di dua pemukiman di Tepi Barat.Dilaporkan kantor berita Reuters, Rabu (24/8/2005), proses evakuasi yang diperkirakan memakan waktu lama dan mendapat perlawanan keras terbukti salah. Tentara Israel berhasil memindahkan seluruh pemukim Yahudi di 25 pemukiman dua minggu lebih cepat daripada jadwal guna menghindari konflik dengan warga Palestina.Polisi menyerbu benteng dan sinagog di pemukiman Sanur dan Homesh yang dipertahankan sekitar 1.000 orang radikal. Beberapa diantaranya berusaha menghalangi buldoser dengan membakar ban. Sempat terjadi sedikit keributan ketika polisi berusaha menangkap para pemrotes yang kemudian melemparkan proyektil.Ketika operasi diumumkan selesai, polisi menangkap orang terakhir yang bertahan diatas atap sebuah benteng tua dan kemudian membawanya ke bus yang sudah menunggu. Dalam konfrontasi itu 19 orang anggota angkatan bersenjata dan lima orang pemukim terluka dan sekitar 40 orang demonstran ditangkap.PerdamaianPresiden Amerika Serikat George W. Bush, yang berbicara setelah dua pemukiman terakhir dievakuasi, menyambut baik lancarnya proses penarikan Israel dari Jalur Gaza dan Tepi Barat. Ia mengharapkan ini bisa menjadi awal yang baik bagi terwujudnya negara Palestina yang hidup berdampingan dengan Israel."Saya mengerti agar proses perdamaian terus berjalan, harus ada jaminan bahwa bangsa Palestina akan mempunyai pemerintahan sendiri, jaminan terhadap bangsa Israel bahwa mereka dapat melaksanakan pemerintahan dengan damai," kata Bush.Sementara Presiden Palestina Mahmoud Abas mengatakan dia berharap dapat meyakinkan rakyatnya bahwa dialog dengan Israel adalah cara terbaik untuk tegaknya negara Palestina. Kemudian dia menelepon Presiden Israel Moshe Katsav untuk memberikan ucapan selamat atas selesainya proses evakuasi pemukim Yahudi.Kepala angkatan bersenjata Israel Letnan Jenderal Dan Halutz, mengatakan proses pembongkaran rumah pemukim akan selesai dalam 10 hari yang kemudian akan diikuti dengan penarikan militer dari Gaza. "Akan selesai pada September. Saya yakin akhir September," katanya. Seluruh Jalur Gaza selanjutnya akan berada di bawah kontrol Palestina. Israel akan mempertahankan kontrol atas sebelah utara Tepi Barat. Palestina menginginkan Israel menyerahkan seluruh Tepi Barat dan sebelah timur Jerusalem yang akan digunakan sebagai ibukota mereka. Tetapi Sharon menolaknya untuk melindungi 230.000 pemukim Yahudi yang hidup diantara 2,4 juta warga Paletina. Sharon mengatakan penyerahan Jalur Gaza dan kontrol permanen Israel atas Tepi Barat berkaitan dengan strategi vital Israel. Mahkamah internasional sendiri telah memutuskan bahwa pemukiman Yahudi di Jalur Gaza dan Tepi Barat adalah ilegal. Tetapi Israel tidak menghiraukan hal ini.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































