Timses Jokowi Heran dengan Pernyataan Sandiaga Soal Ekonomi RI

Timses Jokowi Heran dengan Pernyataan Sandiaga Soal Ekonomi RI

Tsarina Maharani - detikNews
Senin, 29 Okt 2018 14:45 WIB
Timses Jokowi Heran dengan Pernyataan Sandiaga Soal Ekonomi RI
Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno mengatakan sejelek-jeleknya pertumbuhan ekonomi dalam negeri, RI tetap akan masuk di jajaran 7 besar dunia pada 2030. Juru bicara timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani mengaku heran dengan pernyataan Sandiaga itu.

"Apa beda omongan Sandi dengan Prabowo yang bilang tahun 2030 Indonesia ambruk? Kedua orang ini tidak pernah bicara optimistis dan hobi bicara buruk tentang Indonesia," kata Irma kepada wartawan, Senin (29/10/2018).

Dia menilai Prabowo-Sandiaga kerap menebarkan pesimisme. Irma pun menyindir Sandi yang dinilai minim prestasi selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau mereka yang belum pengalaman saja selalu pesimistis, bagaimana nanti mau pimpin Indonesia? Sandi pimpin Jakarta saja belum punya prestasi, bahkan miskin prestasi," ujarnya.

Karena itu, Irma menilai tak ada yang bisa diharapkan dari Prabowo-Sandi. Politikus NasDem itu memandang kubu sebelah hanya sekadar cari kekuasaan.

"Pemimpin yang tidak mencintai rakyat dan selalu kritik program prorakyat pemerintah apa yang bisa diharapkan? Kekuasaan semata?" ucap Irma.


Sebelumnya, Sandiaga Uno berbicara tentang kondisi ekonomi RI di acara Milad PKS Muda. Sandi menyebut ekonomi RI bisa menjadi paling buruk di dunia pada 2030.

"Kita tahu ekonomi kita memberikan suatu potensi luar biasa. Saya nggak mau ngomong sesuatu hal yang negatif atau menimbulkan pesimisme. Tapi ekonomi kita akan tumbuh menjadi ekonomi paling jelek tujuh besar dunia di 2030," kata Sandi di Kantor DPP PKS, Jl Tb Simatupang, Jaksel, Minggu (28/10).

(Judul berita ini telah diubah pukul 16.07 WIB. Sebelumnya berita ini berjudul "Tim Jokowi Heran Sandi Sebut Ekonomi RI Buruk di 2030". Ada kesalahpahaman reporter soal konteks pernyataan Sandiaga. detikcom meminta maaf atas dampak pemberitaan sebelumnya)

Saksikan juga video 'Indonesia Termasuk Raksasa Ekonomi Dunia, Tapi...':

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait