NasDem Heran Jika Jembatan Suramadu Gratis Disebut Sontoloyo

Tsarina Maharani - detikNews
Minggu, 28 Okt 2018 13:12 WIB
Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - Partai NasDem menjawab pertanyaan petinggi PAN yang menyebut pembebasan tarif jembatan Suramadu oleh Presiden Joko Widodo merupakan kebijakan sontoloyo. NasDem heran kebijakan pro-rakyat pemerintah selalu dinilai negatif oleh oposisi.

"Mereka sukanya yang sebaliknya, biar mereka punya senjata untuk menjelek-jelekkan pemerintah, mana ada sih program pro-rakyat Jokowi yang mereka apresiasi? Semua salah di mata mereka," kata Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Minggu (28/10/2018).



Irma pun balik menuding PAN sebagai pihak sontoloyo. Dia menilai oposisi kerap menghalangi pemerintah memberikan layanan terbaik untuk rakyat. Selain itu, Irma juga menyindir kubu oposisi yang dinilai belum punya program konkret.

"Yang sontoloyo itu yang selalu menghalangi pemerintah memberikan service terbaik untuk rakyat," ujarnya.

"Sudah nggak punya program, terus berisik lagi," lanjut Irma.



Sebelumnya, PAN menyambut baik penghapusan tarif jembatan Suramadu oleh Jokowi. Kendati menyambut baik, PAN tetap mempertanyakan kebijakan itu. Namun, dia mengaku memaklumi jika Jokowi membantah pembebasan biaya tersebut terkait Pilpres 2019.

"Soal timingnya dan bantahan Pak Jokowi? Yah saya maklum saja lah. Tidak perlu didebatkan. Soalnya Pak Jokowi kan politisi juga. Butuh suara juga. Dan petahana memang selalu diuntungkan. Bisa membuat kebijakan populis atas beban APBN atau BUMN. Jadi saya maklum saja," tutur Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, kepada wartawan, hari ini.

"Meski dalam hati bertanya, ini tergolong kebijakan sontoloyo atau tidak ya? He..he," imbuh Dradjad.

(tsa/rvk)