Wiranto: MoU RI-GAM Itu Win-Lose Solution
Selasa, 23 Agu 2005 16:16 WIB
Jakarta - Yang namanya kesepakatan dua pihak, pastilah dicari jalan tengah, alias win-win solution, biar sama-sama untung. Tapi MoU RI-GAM malah win-lose solution. Siapa menang siapa kalah?"Kalau melihat pasal demi pasal, MoU RI-GAM itu win and lose solution. Win-nya di GAM, lose-nya di pihak kita," kata Jenderal TNI Purn Wiranto.Hal ini disampaikan dia usai acara peluncuran buku "7 Operasi Militer Indonesia yang Mengesankan" di Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (23/8/2005).Mantan Menko Polkam era Gus Dur ini menilai MoU RI-GAM merupakan kemenangan bagi GAM dan lebih banyak merugikan Indonesia.Dia menyayangkan kenapa untuk mencapai sebuah perdamaian di Aceh, banyak yang dikorbankan atau dirugikan. Apalagi risiko dari MoU tersebut ke depannya sangat besar bagi bangsa Indonesia."Untuk itu kita harus hati-hati menyikapinya, terutama dalam penjabarannya nanti," kata Wiranto.Mantan Menhankam/Pangab era Soeharto ini juga menilai banyak pasal dalam MoU tersebut yang sangat inkonsisten. Salah satunya, pasal 131 tentang kewenangan moneter.Dituturkan dia, seharusnya kewenangan moneter ada di pusat. Tapi di Aceh malah bisa meminjam dengan bunga bank yang ditentukan sendiri, meski berbeda dengan BI."Jadi pemerintah harus hati-hati saat menjabarkan poin-poin MoU itu supaya tidak terjadi kecemburuan, baik antarmasyarakat Aceh sendiri maupun daerah-daerah lain terhadap perlakuan Aceh," tandas Wiranto.
(sss/)











































