91 Busway Dikerahkan Antisipasi Perubahan 12 Trayek Bus

91 Busway Dikerahkan Antisipasi Perubahan 12 Trayek Bus

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2005 16:09 WIB
Jakarta - Masyarakat tak perlu khawatir kesulitan mencari angkutan umum sebagai dampak perubahan 12 trayek bus di Jakarta. Pasalnya Badan Pengelola (BP) Trans Jakarta Busway akan mengerahkan 91 armada busnya."Telah kita persiapkan 91 armada dengan 10 persen sebagai cadangan untuk melayani penumpang di Ibukota," kata Kabid Tata Operasional BP Trans Jakarta Busway Suparmono di salah satu rumah makan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (23/8/2005).Menurut rencana, perubahan 12 trayek bus ini akan berlaku pada Rabu besok 24 Agustus pukul 05.30 WIB.Menurut Suparmono, untuk menunjang program tersebut, pihaknya juga menyediakan loket-loket penjualan karcis terusan atau feeder di empat tempat, yakni Blok M, Pulo Gadung, Lebak Bulus dan Kalideres."Selain itu, penumpang juga bisa membeli tiket feeder busway di 20 halte koridor Blok M-Kota," ujarnya.Sedangkan untuk Depok dan Bekasi tidak disebutkan Suparmono tentang disediakannya loket penjualan karcis terusan atau feeder. Padahal kedua terminal juga terkena dampak perubahan 12 trayek bus.Kepala BP Trans Jakarta Irzal Z Djamal mengatakan, untuk tiket terusan atau feeder, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan subsidi kepada penumpang. "Tiket terusan bus AC seharga Rp 3.800, sedangkan tiket ekonomi Rp 2.900. Sehingga untuk penumpang AC ada subsidi Rp 2000 per penumpang dan non-AC Rp 1.000 per penumpang," urai Irzal.Untuk saat ini, lanjut dia, bus yang resmi menjadi feeder adalah bus milik operator yang telah terikat kontrak dengan BP Trans Jakarta. Dan sebagai tanda, ada stiker resmi di bus tersebut."Saat ini yang telah mengikat kontrak adalah Steady Safe, Mayasari Bhakti dan PPD. Namun untuk Kopaja, Kopami, Metro Mini dan Bianglala, karena buruknya pelayanan, kontraknya diputus BP Trans Jakarta," tandasnya. (ahm/)


Berita Terkait