Dia tak terima nama besar eyangnya digadai-gadai setiap pemilihan presiden dan wakil presiden. Menurut perempuan kelahiran 19 Januari 1994 itu orang yang tak kenal dengan sosok Bung Hatta tak semestinya mengibaratkan sebagai sang proklamator itu. Tak Elok menggunakan nama Bung Hatta demi kepentingan politik.
Seperti apa sebenarnya sosok Bung Hatta?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meutia misalnya hingga kini masih ingat betul wejangan Bung Hatta untuk anak-anaknya. "Kita hidup secukupnya saja, tidak harus bermewah-mewah. Kita hanya punya nama baik dan itu yang harus kita jaga," kisahnya.
Sementara Halida menceritakan bahwa banyak orang yang sebel dengan Bung Hatta. Mereka sibuk mencari-cari kesalahan Bung Hatta. Namun lantaran Bung Hatta adalah sosok yang lurus dan bersih, kesalahan itu tak pernah bisa ditemukan.
Selengkapnya wawancara dengan dua putri proklamator tentang sosok Bung Hatta akan tayang di detikcom, Sabtu 27 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB. Jangan lewatkan.
(erd/trw)











































