detikNews
Jumat 26 Oktober 2018, 21:42 WIB

Nanik S Deyang Bantah Ponselnya Disita Polisi karena Kasus Ratna

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Nanik S Deyang Bantah Ponselnya Disita Polisi karena Kasus Ratna Nanik S Deyang di Polda Metro Jaya/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, membantah ponselnya disita polisi terkait kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Nanik menyebut ponselnya disimpan pengacara.

"Ada handphone, ada handphoneya di Bu Sari, di Bu Sari (pengacara). Nggak ada, nggak (penyitaan)," kata Nanik di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Hal yang sama juga diungkapkan tim kuasa hukum Dahnil Anzar Simanjuntak, Hendarsam Marantoko. Hendarsam menyebut penyitaan ponsel desas-desus belaka.

"Tidak ada, tidak ada, itu desas desus saja," ujarnya.





Polisi sebelumnya menyebut ponsel Nanik disita untuk barang bukti. Menurut polisi, penyitaan barang bukti merupakan hal yang lumrah dalam proses penyidikan.

"Tentunya namanya penyitaan. Barang bukti yang disita itu dari siapa pun bisa. Dari seseorang yang menguasai dan barang itu menjadi bahan atau alat bukti dari pada penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.



(knv/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com