Kasum TNI Buka Latihan Gabungan Pertahanan Udara
Selasa, 23 Agu 2005 11:31 WIB
Jakarta -
TNI menggelar latihan gabungan pertahanan udara untuk melatih kesiagaan mengantisipasi serangan udara negara asing. Acara yang digelar setiap tahun ini bernama Gladi Lapangan Pertahanan Udara Nasional-Tutuka XXIX dan akan berlangsung 23 hingga 25 Agustus.Latihan melibatkan semua unsur pertahanan udara yakni 3 pesawat Hawk, 1 pesawat F5, 1 KRI KS Tubun beserta unit radar di Sumatera, Jawa dan Kalimantan.Latihan dibuka Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya Wartoyo dari ruang kendali Gladi Lapangan di Markas Komando Pertananan Udara Nasional Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (23/8/2005).Pesawat berlatih mengidentifikasi dan mengejar pesawat tempur tak dikenal dalam skenario yang disiapkan di kawasan Selat Malaka dan sekitar Pulau Belitung dengan koordinasi bersama seluruh unit radar dan pangkalan udara di Indonesia.Direktur Gladi Lapangan Pertahanan Udara Nasional Laksamana Madya Sumardjono menyatakan, latihan bertujuan melatih kesiagaan TNI mengantisipasi serangan udara lawan dan melindungi objek vital."Radar kita bagus, sudah terintegrasi antara radar sipil dan militer dan kita mampu mendeteksi kehadiran pesawat tempur asing," kata Sumardjono.Apakah latihan ini terkait ketegangan RI-Malaysia beberapa waktu lalu? Sumardjono kontan mengelak. "Ini latihan rutin tahunan kok, tidak terkait dengan masalah Malaysia," kilahnya.
(aan/)










































