Pakai Batik Merah, SBY Akui KKN Masih Marak

Pakai Batik Merah, SBY Akui KKN Masih Marak

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2005 11:13 WIB
Jakarta - Masalah KKN kembali disinggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam sidang paripurna Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) SBY mengaku praktik KKN masih marak di berbagai daerah di tanah air."Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme hingga kini masih banyak terjadi," ungkap SBY dalam pidatonya di depan peserta sidang di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (23/8/2005).Selain masalah KKN, SBY yang mengenaikan kemeja batik merah hitam juga menyinggung tentang desentralisasi dan masalah lainnya yang terkait dengan pembangunan daerah, sesuai tema pidatonya. Sidang paripurna DPD yang pertama kali digelar ini cukup meriah. Sidang dihadiri Wapres Jusuf Kalla, tamu-tamu negara, jajaran Kabinet Pembangunan Bersatu, Gubernur, Walikota, Bupati dan anggota DPRD dari seluruh Indonesia. SBY beserta rombongan tiba di Gedung MPR/DPR sekitar pukul 10.00 WIB. Sedangkan Wapres Jusuf Kalla tiba 15 menit lebih dulu dari SBY.Pengamanan di seputar gedung juga terlihat ketat. Ratusan aparat Paspampres dan polisi terlihat berjaga-jaga seluruh sudut gedung dan seputar gedung. Pengamanan di gedung MPR/DPR dilengkapi dengan sebuah helikopter yang diparkir di lapangan sejak pukul 09.00 WIB. (umi/)


Berita Terkait