"Baru tahun depan anggaran dana alokasi khusus (DAK) 2019 Rp 400 Miliar tapi kita usulkan ada tambahan kalau bisa sampai Rp 1 Triliun," ujar Muhadjir usai pemaparan '4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla' di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).
Muhadjir menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk pengembangan kebudayaan di daerah. Salah satunya yakni pelaksanaan Revolusi Mental. Diharapkan penggunaan dana bisa efektif untuk pengembangan kebudayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengembangan kebudayaan di daerah skemanya kebudayaan termasuk perawatan, pengembangan dan penanaman nilai adiluhung berbasis kearifan lokal, termasuk revolusi mental itu kebudayaan," jelasnya.
Dana tersebut, kata Muhadjir, termasuk anggaran baru di bidang kebudayaan. Sebelumnya anggaran tersebut masuk di bidang pendidikan.
"Sudah ada dana alokasi khusus kebudayan yang dulu belum ada. Sekarang sudah ada dana alokasi khusus, masing-masing daerah punya ruangan agak lumayan menangani kebudayaan dengan sungguh-sungguh," kata Muhadjir.
(nkn/rvk)