DetikNews
Rabu 24 Oktober 2018, 13:45 WIB

Polisi Bantah Otto Hasibuan, Laporan atas Rizal Ramli Penyelidikan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Polisi Bantah Otto Hasibuan, Laporan atas Rizal Ramli Penyelidikan Rizal Ramli bersama pengacaranya, Otto Hasibuan, di Polda Metro Jaya. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Polisi membantah pernyataan kuasa hukum Rizal Ramli soal tuduhan pencemaran nama baik yang disebut sudah tahap penyidikan. Proses atas laporan NasDem ditegaskan masih penyelidikan.

"Tahapnya masih lidik (penyelidikan)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Rabu (24/10/2018).

Argo menyebut surat pemanggilan Rizal Ramli juga masih berkaitan dengan penyelidikan. "Kalau surat undangan, pasti untuk lidik," kata Argo.





Sebelumnya, pengacara Rizal Ramli, Otto Hasibuan, menyebut laporan NasDem terhadap kliennya sudah naik ke tahap penyidikan. Hal ini didasari surat pemanggilan kepada Rizal Ramli.

"Dalam kasus ini, kami melihat bahwa sebenarnya ada panggilan kepada Pak Rizal itu langsung penyidikan. Sebagaimana kita tahu, sebenarnya menurut hukum itu sebelum dilakukan penyidikan harus dilakukan dulu penyelidikan. Tapi di dalam surat panggilan yang disampaikan kepada Rizal Ramli, kami tidak melihat ada surat perintah penyidikan," ujar Otto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/10/2019).

Rizal Ramli sebelumnya dilaporkan NasDem ke Polda Metro Jaya. Rizal dituding telah mencemarkan nama baik Ketum NasDem Surya Paloh lewat pernyataannya dalam program di dua stasiun televisi swasta.





Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 17 September 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan atau fitnah tindak pidana bidang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana Pasal 310 KUHP dan/atau 31 KUHP dan/atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Atas laporan itu, Rizal Ramli melaporkan balik Surya Paloh ke Bareskrim pada Selasa (16/10). Rizal juga menuntut uang sebesar Rp 1 triliun.


Saksikan juga video 'Rizal Ramli Sebut Biaya Meeting IMF-WB di Bali Kemahalan!':

[Gambas:Video 20detik]


(aik/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed