DetikNews
Rabu 24 Oktober 2018, 10:23 WIB

KPK Panggil Eks Dirut Nindya Karya soal Kasus Dermaga Sabang

Haris Fadhil - detikNews
KPK Panggil Eks Dirut Nindya Karya soal Kasus Dermaga Sabang Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil mantan Direktur Utama PT Nindya Karya, Kiming Marsono, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga Sabang. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Nindya Karya.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka PT Nindya Karya," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Rabu (24/10/2018).

Dalam kasus ini, PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati dijerat KPK sebagai tersangka korporasi terkait kasus korupsi pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang 2006-2011. Kedua korporasi itu diduga diperkaya dalam proyek tersebut dan diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 313 miliar.
"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp 313 miliar," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Jumat (13/3) lalu.

"Dugaan penyimpangan secara umum, yaitu penunjukan langsung, Nindya Sejati Join Operation sejak awal diarahkan sebagai pemenang pelaksana pembangunan, rekayasa dalam penyusunan HPS dan penggelembungan harga, serta adanya kesalahan prosedur," imbuh Syarif.

Syarif menyebut laba yang diterima PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati sebesar Rp 94,58 miliar. Rinciannya, PT Nindya Karya sebesar Rp 44,68 miliar dan PT Tuah Sejati sebesar Rp 49,9 miliar.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed