DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 23:59 WIB

Laporan Dari Moskow

Putin Direncanakan Bertemu Jokowi di Russia-ASEAN Summits

Elza Astari Retaduari - detikNews
Putin Direncanakan Bertemu Jokowi di Russia-ASEAN Summits Vladimir Putin (Foto: dok. Reuters)
Moskow -

Presiden Rusia Vladimir Putin direncanakan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo pada November ini. Kedua kepala negara dijadwalkan hadir dalam Russia-ASEAN Summits yang akan diselenggarakan di Singapura.

"Kami masih ingat sekali kunjungan Bapak Presiden RI pada 2016. Pembicaraan kedua presiden sangat konkret dan membawa keuntungan kedua belah pihak. Kami menanti pertemuan dua presiden di ASEAN Summits di Singapura," ujar Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matvienko di Moskow, Rusia, Selasa (23/10/2018).

Hal tersebut disampaikan Valentina saat menerima delegasi DPD RI yang tengah mengadakan kunjungan kerja ke Rusia. Delegasi dipimpin langsung Ketua DPD Oesman Sapta Odang.






Presiden Jokowi pada 2016 memang melakukan kunjungan bilateral ke Rusia. Meski Putin belum akan membalas kunjungan kenegaraan itu, ia tetap direncanakan bertemu dengan Jokowi dalam waktu dekat ini.

"Pada bulan November ini ada rencana pertemuan presiden kedua negara kita di ASEAN Summits, yang akan diselenggarakan di Singapura. Saya harapkan ini menjadi sebuah impuls untuk mengembangkan lagi kerja sama kedua negara kita," kata Valentina.

"Dan kita harus ingat, parlemen merupakan badan yang harus merealisasikan apa yang telah disepakati pembicaraan kedua negara," tambahnya.




Valentina menyatakan pihaknya menanti kunjungan balasan Putin ke Indonesia. Namun, menurutnya, Putin baru akan datang ke Indonesia setelah tahun politik di Indonesia selesai atau setelah pilpres berakhir.

"Kami sangat mengantisipasi kedatangan Presiden Federasi Rusia ke Indonesia setelah kampanye di Indonesia berakhir. Bagi kami, yang terpenting bukan tanggalnya, tapi bagaimana pertemuan itu," jelas Valentina.

Dalam pertemuan, OSO juga menyinggung rencana kerja sama antara Indonesia dan Rusia saat Presiden Jokowi berkunjung pada 2016. Kerja sama yang dimaksud terutama dalam bidang ekonomi.

"Ketika Presiden Joko Widodo datang ke Sochi dan bertemu dengan Presiden Putin, mereka berbicara antara lain tentang perlunya merealisasikan pembangunan jalur kereta api dan pelabuhan di Kalimantan. Kebetulan saya berasal dari Kalimantan, jadi saya tentu akan mendorong hal ini agar dimuluskan jalannya," ucap OSO.

"Hal lain yang perlu dikonkretkan adalah perlunya Rusia membangun smelter aluminium di Kalimantan Barat, itu kampung saya. Juga diperlukan investasi di bidang energi dan tentu saja infrastruktur yang sangat kami butuhkan. Rusia siap membangun smelter aluminium di Kalimantan Barat senilai USD 3 miliar. Ini kami sambut gembira dan berharap segera direalisasikan," imbuhnya.

OSO berharap proyek yang telah disepakati itu bisa dipercepat implementasinya agar 2020 bisa segera beroperasi. Ia juga menyebut soal rencana sejumlah perjanjian kerja sama ekonomi lainnya antara Indonesia dan Rusia.

"DPD RI akan berupaya mendorong agar rencana-rencana ini bisa segera direalisasikan. Karena itu, jika mereka mengalami hambatan, bisa menghubungi kami di DPD RI untuk membicarakannya," sebut OSO.

DPD juga meminta agar Dewan Federasi Rusia mendorong perusahaan-perusahaan Rusia berperan aktif dalam pembangunan sektor kemaritiman di Indonesia. Hal tersebut lantaran, kata OSO, masih terbuka lebar investasi pada sektor ini, baik untuk industri perkapalan, infrastruktur kelautan, sistem teknologi kemaritiman, maupun pengembangan kawasan wisata maritim.

"DPD RI menyambut gembira adanya minat dari perusahaan-perusahaan Rusia untuk terlibat dalam penyediaan kapal laut, pembangunan pusat pemeliharaan kapal dan produksi kapal, pemanfaatan mineral di dasar laut, penggunaan satelit Glonass untuk pengawasan perairan dan kapal laut, serta radar jarak jauh untuk memantau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia," tuturnya.


(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed