DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 22:05 WIB

Laporan Dari Moskow

Tandang ke Rusia, Ketua DPD Dorong Sistership Budaya dan Ekonomi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Tandang ke Rusia, Ketua DPD Dorong Sistership Budaya dan Ekonomi Delegasi DPD RI memenuhi undangan Dewan Federasi Rusia. Dalam pertemuan ini dibahas sejumlah prospek kerja sama di bidang budaya dan ekonomi (Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom)
Moskow - Delegasi DPD RI memenuhi undangan dari Dewan Federasi Rusia ke Moskow. Kedua lembaga perwakilan daerah itu membicarakan berbagai prospek peningkatan kerja sama, termasuk sistership pada bidang ekonomi dan budaya.

Delegasi Indonesia dipimpin langsung Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO). Rombongan tiba di Moskow hari ini dan langsung diterima Dewan Federasi Rusia.

Delegasi DPD RI di Gedung Federasi RusiaDelegasi DPD RI di Gedung Federasi Rusia (Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom)
OSO bersama Delegasi RI diterima oleh Ketua Dewan Federasi Rusia, Valentina Matvienko. Saat tiba di Gedung Federasi Rusia, OSO diminta mengisi buku tamu dan kemudian Delagasi DPD RI mengadakan pertemuan dengan perwakilan Dewan Federasi Rusia.

Dalam pertemuan, OSO mendorong mengenai kerja sama antara DPD Indonesia dan Rusia yang telah ditandatangani saat rombongan Dewan Federasi Rusia bertandang ke Indonesia beberapa waktu lalu. Ia meminta agar kerja sama itu ditingkatkan lebih serius lagi.

"Sekaranglah saatnya kita konkretkan MoU itu lebih serius lagi dalam Joint Working Group, Kelompok Persahabatan, yang di pihak Rusia diketuai oleh Ibu Liliya Gumerova dan di pihak Indonesia diketuai oleh Wakil Ketua DPD RI, Bapak Letnan Jenderal Marinir purnawirawan Nono Sampono," kata OSO.

OSO mengisi buku tamu di Gedung Dewan Federasi RusiaOSO mengisi buku tamu di Gedung Dewan Federasi Rusia (Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom)
OSO juga berbicara soal peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia. Bukan hanya dari segi nasional, tapi juga di tiap daerah baik di Rusia dan Indonesia.

"Salah satu hal penting yang mau saya sampaikan adalah tentang peningkatan hubungan ekonomi, investasi, dan perdagangan langsung antara provinsi-provinsi di Indonesia dan kota-kota di Federasi Rusia. Sudah saatnya kita jalin semacam Kerjasama Sistership di bidang Ekonomi dan Budaya," ucapnya.

"Saya berharap setelah kunjungan kami ini akan ada tindak lanjut yang melibatkan para Gubernur dan Bupati di Indonesia dan para walikota di Federasi Rusia. Kerjasama yang saya maksudkan bisa dimulai dengan pertukaran kunjungan yang juga melibatkan pelaku ekonomi atau pengusaha dari kedua belah pihak," imbuh OSO.

Dewan Federasi Rusia menyambut baik apa yang disampaikan oleh OSO. Mereka berjanji akan membantu peningkatan kerja sama kedua negara.

OSO dan Valentina bicara soal prospek peningkatan kerja samaOSO dan Valentina bicara soal prospek peningkatan kerja sama (Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom)

"Saya yakin bahwa kunjungan bapak yang terhormat tidak saja meningkatkan kerja sama kedua parlemen tapi juga meningkatkan hubungan diplomasi kedua negara secara umum," sebut Valentina.

Selain OSO dan Nono Sampono, rombongan DPD RI yang datang ke Rusia di antaranya Fahiri Idris, Benny Rhamdani, Delis J Hehi, Gedek Pasek Suardika. Kemudian juga ada Aceng Fikri, Abdul Aziz, dan Ayu Koes Indriyah.

Di Rusia, delegasi akan melakukan sejumlah pertemuan dengan instansi pemerintah Rusia. Kemudian Delegasi DPD RI esok hari akan mengunjungi Monumen Api Abadi dan Museum Kremlin.
(elz/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed