DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 19:15 WIB

Sandiaga Tepis Isu Viral Injak Kuburan: Saya Lewati Tembok Pemisah

Audrey Santoso - detikNews
Sandiaga Tepis Isu Viral Injak Kuburan: Saya Lewati Tembok Pemisah Sandiaga Uno (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Foto cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di area pemakaman viral di media sosial. Banyak yang mengira Sandiaga menginjak kuburan itu, tapi Sandiaga punya pengakuan berbeda.

Foto yang viral itu memperlihatkan Sandiaga memakai baju biru, sepatu kets, dan peci. Dia merentangkan tangannya saat melangkah. Sandiaga tidak sendiri, ada beberapa orang yang mendampingi dan tampak mengarahkan ponsel berkamera ke arahnya. Di sebelah kiri, ada orang di sebelah Sandiaga namun tidak tampak secara jelas dari jepretan kamera.

Sandiaga mengatakan peristiwa di video viral itu terjadi saat dia berziarah ke pencipta lambang NU, KH Ridwan Abdullah, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tembok Gede, Surabaya, Minggu (21/10/2018). Dari situ, dia menuju makam Soedjarwoto Soemarsono alias Gombloh.

Foto viral Sandiaga di pemakaman / Foto viral Sandiaga di pemakaman (Foto: Repro foto di Facebook)


"Ini adalah tembok pemisah kuburan. Jadi saya ziarah di makam KH Ridwan yang menciptakan logo NU dan dari sana menuju ke makam Pak Gombloh. Itu nggak ada jalan setapak sama sekali. Jadi rapat sekali," kata Sandiaga di Jalan Sriwijaya I Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2019).


Saat itu Sandiaga berusaha menghindari menginjak kuburan. Itulah sebabnya dia merentangkan tangan seperti di foto viral tersebut.

"Jadi ini ada tembok yang memisahkan ini dan saya tangannya merentang untuk menjaga keseimbangan," ucapnya.

Sandiaga di makam KH Ridwan / Sandiaga di makam KH Ridwan (Deny Prastyo Utomo/detikcom)


Di foto yang viral, Sandiaga tampak berdiri lebih tinggi daripada pria di samping kirinya. Pria itulah yang menginjak kuburan. Mantan Wagub DKI ini menegaskan dia tidak menginjak kuburan.

"Nggaklah (menginjak kuburan). Ini kuburannya di bawah, ini kaki penjaga kuburan. Kaki saya ini di atas tembok pemisah," ujar Sandiaga.



Sandiaga menyatakan paham cara bersikap di kuburan karena rutin berziarah bersama keluarga. Saat kejadian, dia pun sudah berusaha menghindari hal-hal yang berpotensi dianggap salah.

"Kalau lagi campaign, mau benar saja salah, apalagi salah. Jadi saya hindari semua yang berpotensi untuk salah. Dan kebetulan itu nggak ada jalan setapaknya," ucapnya.

"Saya sangat hormati kuburan dan saya takut kualat," tutup Sandiaga.
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed