DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 16:19 WIB

Minta Kasus Khashoggi Transparan, RI Tunggu Investigasi Turki

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Minta Kasus Khashoggi Transparan, RI Tunggu Investigasi Turki Wapres JK (Foto: Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Indonesia menginginkan agar kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi dibuka dengan transparan. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan Indonesia menunggu hasil investigasi Turki.

"Presiden kemarin sudah menyatakan agar transparan, tunggulah hari ini pengumuman Turki macam apa," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Indonesia menyerahkan kasus pembunuhan Khashoggi ke otoritas terkait. Namun Indonesia meminta agar pengungkapannya dilakukan transparan.



"Kita minta transparan, itu urusan mereka lah, tapi kita minta transparan penelitiannya," ujarnya.

Indonesia mengecam pembunuhan Khashoggi. "Indonesia kan terbuka tapi lepas daripada kebebasan pers atau tidak, itu bukan soal kebebasan pers di sini kan. Tapi masalahnya pembunuhan yang kejam itu yang salah, bukan soal kebebasan pers nya di (Indonesia) sini," tuturnya.

Sebelumnya, Kematian Khashoggi jadi salah satu hal yang dibahas Menlu Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir saat bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi. Al-Jubeir memaparkan investigasi kematian Khashoggi dan menjamin hal serupa tidak akan terjadi lagi.



Al-Jubeir menyebut kematian Khashoggi sebagai hal yang tragis. Dia mengatakan Saudi telah mengirim tim ke Turki untuk melakukan investigasi bersama soal kematian Khashoggi.

"Tim ini sudah mengungkap bukti-bukti pembunuhan yang terjadi di konsulat kami," kata Al-Jubeir dalam jumpa pers setelah bertemu Menlu RI Retno Marsudi di kantor Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/10).


Saksikan juga video 'Indonesia Tuntut Investigasi Kasus Khashoggi Transparan!':

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed