DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 16:12 WIB

Motif Pembakaran Gedung Polsek di Aceh Masih Diselidiki

Agus Setyadi - detikNews
Motif Pembakaran Gedung Polsek di Aceh Masih Diselidiki Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Banda Aceh - Massa di Aceh Tamiang nekat membakar Mapolsek Bendahara karena diduga Kapolsek membuat pelanggaran. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait pelanggaran yang dilakukan Kapolsek Ipda Iwan Wahyudi.

"(Penyebab pembakaran itu) informasi sementara ada pelanggaran yang dilakukan Kapolseknya. Sekarang masyarakatnya masih nego sama pak Wakapolres. Masyarakat masih di Polsek," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (23/10/2018).

Warga yang tidak terima dengan pelanggaran yang dilakukan Kapolsek selanjutnya mendatangi Mapolsek. Sampai di sana, ratusan masyarakat tiba-tiba tersulut emosi. Mereka melakukan pengrusakan dan membakar Mapolsek. Aksi itu terjadi siang tadi.



"Yang jelas ada perbuatan (Kapolsek) yang dikategorikan itu pelanggaran karena sempat membuat konflik di masyarakat," jelas Misbah.

Menurut Misbah, tim Propram saat ini masih mendalami pelanggaran yang dilakukan Kapolsek. Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak juga langsung mencopot jabatan Kapolsek beberapa saat usai kejadian.



"Kapolda sudah memerintahkan mencopot jabatan Kapolsek dan kasus tersebut akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku," ungkap Misbah.

Seperti diketahui, insiden pembakaran Polsek itu terjadi siang tadi. Saat itu ratusan masyarakat mendatangi Mapolsek dan sempat melakukan perusakan terhadap beberapa motor. Massa yang tersulut emosi selanjutnya membakar bangunan Polsek.

Seketika api membumbung tinggi. Massa tak beranjak dari Polsek dan melihat bangunan dilalap api. Sejumlah warga juga menyiarkan aksi pembakaran tersebut lewat media sosial.



(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed