Soal Surat Edaran, Sohibul: PKS All-Out Menangkan Prabowo-Sandi

Soal Surat Edaran, Sohibul: PKS All-Out Menangkan Prabowo-Sandi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 23 Okt 2018 13:49 WIB
Soal Surat Edaran, Sohibul: PKS All-Out Menangkan Prabowo-Sandi
Presiden PKS Sohibul Iman (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman bicara soal edaran kepada anggota legislatif untuk mengoptimalkan kampanye cawapres Sandiaga Uno. Sohibul ingin kekalahan capres Prabowo Subianto di basis suara PKS pada Pilpres 2014 tak terulang.

"Itu kan sudah saya sampaikan kemarin, saya waktu di Tangsel seharian 8 titik sama Sandi ketika itu saya ditanya kenapa wapres ini dibawa ke Tangsel? Saya katakan di satu sisi Tangsel basis PKS, di sisi lain 2014 Prabowo dulu kalah selisih 35 ribu suara. Nah kami ingin menunjukkan ke Prabowo-Sandi bahwa basis PKS, insyaallah PKS akan all-out menangkan Prabowo-Sandi. Dan apa yang dialami kita kalah 2014, yaitu 35 ribu suara, insyaallah akan kita balik, kita akan menang unggul di atas 50 ribu," kata Sohibul di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (23/10/2018).


Sohibul mengatakan instruksi pengoptimalan kampanye sebenarnya tak hanya ditujukan untuk Sandiaga, tapi juga untuk Prabowo. Namun, menurut Sohibul, Prabowo mempunyai fungsi lain sehingga kampanyenya belum sedinamis Sandiaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh nggak, itu untuk semua untuk Pak Prabowo juga. Cuma masalahnya ini kan masalah penjadwalan Pak Prabowo dan Pak Sandi ini agak beda. Kalau Pak Sandi ini penjadwalannya beliau udah sangat luar biasa dinamis. Kalau Pak Prabowo ada fungsi lain sehingga beliau penjadwalannya tidak sedinamis Pak Sandi. Tapi kalau pemenangan tentu pada kedua-keduanya," ujarnya.

Cawapres Sandiaga Uno dan kader PKS di Tangerang Selatan.Cawapres Sandiaga Uno dan kader PKS di Tangerang Selatan. (Foto: dok. DPP PKS)

Sohibul juga membantah PKS setengah hati mendukung Prabowo-Sandiaga. Sohibul mengaku siap all-out.


"Wah dua hati malah insyaallah," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, surat edaran itu tertanggal 17 September 2018. Dalam surat itu tertera keterangan bahwa untuk membangun coattail effect atau 'efek ekor jas' terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, anggota Fraksi PKS diminta memberdayakan sumber daya yang dimiliki serta menginisiasi dan mengoptimalkan kampanye cawapres Sandiaga Uno.

"Kesepakatan di koalisi bahwa Pak Sandi Uno mundur dari Partai Gerindra dan menjadi 'milik bersama' partai-partai koalisi," ujar Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin.

Suhud mengatakan ada keuntungan tersendiri jika PKS mengoptimalkan kampanye Sandiaga. Katanya, PKS akan mendapatkan 'efek ekor jas' dari Pilpres 2019.


Saksikan juga video 'Alasan Presiden PKS Berkoalisi dengan Prabowo di Pilpres 2019':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/dkp)


Berita Terkait