DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 12:27 WIB

Di Depan Santri-Ulama, Prabowo Janji Tak Perkaya Diri Sendiri

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Di Depan Santri-Ulama, Prabowo Janji Tak Perkaya Diri Sendiri Prabowo Subianto menghadiri acara Hari Santri Nasional di Bogor. (Dok Tim Prabowo/Sandi)
Bogor - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut ulama dan santri memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, Ketum Gerindra tersebut berjanji, jika terpilih kelak, dia akan berjuang keras menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya menegaskan bahwa saya dan Sandiaga Uno tidak akan menyia-nyiakan dukungan yang telah diberikan oleh ulama, kiai, habaib, dan santri. Di hadapan para ulama ulama besar, di hadapan tokoh-tokoh alim ulama dan habaib, dan di hadapan para ribuan santri dari berbagai daerah, saya bersaksi bahwa saya tidak akan mencari kekayaan pribadi dari kekuasaan," kata Prabowo di Lapangan Masjid Amaliyah, Bogor, Jawa Barat, dalam keterangan tertulis, Selasa (23/10/2018).


Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan para santri dan ulama saat menghadiri Hari Santri Nasional sekaligus milad Front Santri Indonesia ke-1, yang digelar Front Pembela Islam (FPI), di Bogor, Jawa Barat, semalam.

Prabowo menyampaikan alasannya maju pada Pilpres 2019. Sebab, dia tidak ingin arah bangsa Indonesia menjadi sama seperti saat ini, yakni kekayaan nasional hanya dinikmati segelintir orang.

Hal itu, kata Prabowo, tidak asal dia bicarakan. Sebab, berdasarkan data dari lembaga dunia dan para ahli, kekayaan bangsa Indonesia hanya dinikmati kurang dari 1 persen warganya.

"Yang jelas, dari tampang kalian, kalian tidak termasuk dari segelintir itu," katanya.


"Di negara kita tidak tinggal kekayaan kita. Yang ditinggal adalah upah murah untuk rakyat kita. Itu yang menyebabkan, itu yang mendorong bahwa saya masih ingin berjuang, masih ingin menawarkan diri saya jadi alat bagi rakyat untuk bangsa Indonesia," imbuh Prabowo.

Untuk itu, Prabowo meminta para santri dan ulama yang hadir menggunakan hak pilih pada Pilpres 2019. Eks Danjen Kopassus itu meminta mereka menjadikan dia dan Sandiaga sebagai alat menciptakan kesejahteraan yang adil dan makmur.

"Jangan sia-siakan hak pilih Anda semua, mari kita berjuang bersama menciptakan Indonesia yang adil dan makmur untuk seluruh bangsa Indonesia," pungkasnya.
(mae/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed