DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 11:28 WIB

Sandiaga: Masyarakat Nggak Mau Prabowo Ubah Kostum

Indra Komara - detikNews
Sandiaga: Masyarakat Nggak Mau Prabowo Ubah Kostum Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno menanggapi soal Prabowo Subianto yang diminta berganti kostum. Sandiaga mengatakan masyarakat justru tidak ingin Prabowo mengubah kostum khasnya.

"Saya pakaikan waktu FGD sama data, Pak Prabowo dipotret-potret dengan baju-baju yang lain, kita ubah-ubah tuh. Masyarakat nggak ada yang mau. Maunya Pak Prabowo pakai baju itu, sudah melekat di kepala mereka, kan kita selalu cek, kita cek pakai data, Prabowo yang seperti apa yang masyarakat inginkan," ujar Sandiaga seusai olahraga di kawasan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).


Sandiaga mengatakan keinginan masyarakat soal kostum Prabowo itu sudah sesuai dengan data. Sandi juga bilang berubah-tidaknya kostum Prabowo tidak mempengaruhi karakter capres nomor urut 02 itu.

"Data-data kita menunjukkan bahwa masyarakat sudah terpatri Pak Prabowo mau pakai baju apa pun tidak akan mengubah karakternya dia. Dia orangnya tegas, sistem kepemimpinannya strong, kuat, beliau itu cinta terhadap Tanah Air, beliau itu tegas dalam mengambil keputusan, khususnya di bidang ekonomi, beliau tegas membela rakyat kecil," paparnya.

Prabowo saat mengenakan kostum berwarna biru di hari ulang tahunnya.Prabowo sesekali mengubah gaya kostumnya jadi berwarna biru. (Indra Komara/detikcom)

Di Pilpres 2019, Prabowo sesekali mengubah kostumnya, meski kembali ke pakaian khasnya berkelir putih ataupun safari cokelat.

Saat hari ulang tahunnya, Prabowo sempat mengenakan kemeja berwarna biru. Sandiaga mengatakan komposisi kostum Prabowo itu sempat disukai masyarakat.

"Nah, begitu kita coba, masyarakat bilang, sekali-kali boleh pakai baju itu. Biru kan warna kampanye kita, tim kampanye kita yang ingin sejuk, ingin teduh," kata Sandi.


Sebelumnya diberitakan, peneliti Kedai Kopi, Hendri Satrio, menilai, jika Prabowo tidak mengubah tampilan, Prabowo bisa kalah oleh Joko Widodo.

"Pak Prabowo yang gayanya gitu-gitu aja. Kostum, misalnya, kalau saya jadi timsesnya Pak Prabowo, hal pertama yang saya ganti dari Prabowo itu adalah kostum jangan lagi putih, krem, coklat, orang bosen ngeliatnya," kata Hendri kepada wartawan di Anomali Cafe, Jalan Teuku Cik Ditro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/10).

"Masa dari tahun 2014 itu-itu lagi, berusaha lah ganti misalnya sering-sering pakai batik, sering-sering pakai baju koko kek biar orang ngeliatnya fresh, this is Prabowo," sambungnya.
(idn/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed