DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 11:01 WIB

Sohibul Iman Penuhi Panggilan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Sohibul Iman Penuhi Panggilan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah Sohibul Iman penuhi panggilan polisi soal laporan Fahri Hamzah (Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Sohibul akan dimintai keterangan sebagai pihak terlapor.

Pantauan detikcom, Sohibul tiba di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (23/10/2018) pukul 10.49 WIB. Sohibul tampak mengenakan kemeja putih berkerah kuning dan hitam. Dia didampingi oleh pengacaranya Indra dan Sekjen PKS Mustafa Kamal.
Sohibul belum memberikan keterangan mengenai pemeriksaan tersebut. Dia segera masuk ke ruang pemeriksaan karena sudah telat.

"Assalamualaikum.Ya kita penuhi panggilan ya, ini sudah telat karena tadi harus tawaf dulu. Pintunya ditutup semua," ujarnya.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan sebelumnya mengatakan penyidik ingin menggali unsur pidana terkait kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut. Keterangan yang sempat disampaikan oleh Sohibul dalam proses penyelidikan akan kembali didalami.

"Ya karena sudah naik ke penyidikan kan penting harus digali lagi (unsur) pidananya. Ya keterangan yang pernah diberikan, pada saat penyelidikan," ujar Adi saat dimintai konfirmasi, Jumat (19/8).

Sohibul sedianya diperiksa dalam kasus itu pada Selasa (16/10) lalu. Namun dia berhalangan hadir karena harus menghadiri kegiatan lain.

"Nggak hadir. Sudah ada kegiatan yang terjadwal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi.




Fahri Hamzah sebelumnya melaporkan Sohibul pada Kamis (8/3) lalu. Laporan Fahri tertuang dalam laporan bernomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Fahri melaporkan Sohibul atas dugaan Pasal 27 ayat 3 dan/atau Pasal 45 ayat 3 UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik.

Fahri sempat mencabut laporannya terhadap Sohibul. Namun dia kembali mendatangi Polda Metro untuk meminta polisi melanjutkan penyelidikan terhadap laporannya.

"Pertimbangannya kan waktu itu mau masuk puasa, ya kan, itu aja dulu. Mau masuk puasa kan tenang kita masuk puasa, nggak ada ribut," kata Fahri di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6).
(knv/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed