Didit, yang merupakan seorang desainer, pernah menyarankan agar Prabowo tidak melulu memakai kemeja putih berkantong empat atau safari. Saran itu dititipkan Didit lewat cawapres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mas Didit bilang ke saya, 'Papa juga kasih tahu dong, jangan pakai baju empat kantong terus. Ganti-gantilah papa. Nggak milenial. Mas Sandi ingetin juga ya papa,' gitu kata Mas Didit. Minta agar Pak Prabowo supaya lebih lentur dalam berpakaian," kata Sandiaga.
Gaya berpakaian Prabowo / Foto: Ari Saputra |
Sandi menyambut baik saran Didit. Menurut dia Prabowo memang sosok yang luwes, santai dan penuh humor. Sehingga pas jika tampil lebih lentur dalam berpakaian.
"Saya kenal beliau lebih dari 20 tahun. Sekarang ini The New Prabowo. Memang Prabowo yang saya kenal ya seperti itu," kata dia.
Baca juga: Blak-blakan Sandiaga tentang The New Prabowo |
Sebelumnya diberitakan, peneliti Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai jika Prabowo tidak mengubah tampilan, disebutnya Prabowo bisa kalah dengan Joko Widodo.
"Pak Prabowo yang gayanya gitu-gitu aja, kostum misalnya kalau saya jadi timsesnya Pak Prabowo hal pertama yang saya ganti dari Prabowo itu adalah kostum jangan lagi putih, krem, coklat, orang bosen ngeliatnya," kata Hendri kepada wartawan di Anomali Cafe, Jalan Teuku Cik Ditro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018).
"Masa dari tahun 2014 itu-itu lagi, berusaha lah ganti misalnya sering-sering pakai batik, sering-sering pakai baju koko kek biar orang ngeliatnya fresh, this is Prabowo," sambungnya.
Simak Juga 'Ternyata Ini Alasan Prabowo Tak Terlalu 'Rajin' Kampanye':
(imk/zak)












































Gaya berpakaian Prabowo / Foto: Ari Saputra