DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 09:14 WIB

Sekjen Berkarya Sebut Kostum Prabowo Unik dan Sangat Disenangi

Dwi Andayani - detikNews
Sekjen Berkarya Sebut Kostum Prabowo Unik dan Sangat Disenangi Foto: Priyo Budi Santoso. (Yayas/detikcom).
Jakarta - Partai Berkarya tak setuju dengan usulan kepada Prabowo Subianto untuk mengubah gaya berpakaian. Menurut Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, cara berpakian Prabowo yang kerap mengenakan kemeja berkantong empat itu unik.

"Kostum 4 saku tersebut memang unik, sepertinya memang sudah dari 'sono'nya, tampil apa adanya dan sangat khas Prabowo. Di beberapa tempat model ini ternyata sangat disenangi, karena terkesan egaliter dan tidak berjarak," kata Priyo Budi saat dimintai tanggapan detikcom, Selasa (23/10/2018).


Priyo mengatakan dengan istilah The New Prabowo tidak harus mengubah penampilan dan gaya berpakaian Parabowo. Mantan kader Golkar itu menyebut Prabowo tidak perlu mengubah gaya berpakaian demi menggaet suara milenial.

"Saya setuju ide 'The New Prabowo' tapi tidak harus berarti, mengubah semua hal yang berkaitan dengan model baju. Lalu mengada-ada atau mencontek supaya tercitrakan modern atau nampak seperti anak gaul zaman now," papar Priyo.

"Untuk tampil fresh dan milenial pak Prabowo tidak harus mengubah semua penampilan dan kostumnya, cukup dengan tampilnya figur Sandiaga Salahuddin Uno. Sandi Uno adalah representasi yang sempurna dari zaman now," sambungnya.


Priyo menilai kekuatan Prabowo justru terdapat pada gaya kepemimpinannya yang tidak dipoles, tegas dan heroik. Namun, dia berterima kasih atas saran yang diberikan agar penampilan Prabowo bisa humanis dan murah senyum.

"Kekuatan Prabowo tetap terletak pada gaya kepemimpinannya yang tampil apa adanya, tidak dipoles, kadang heroik, tegas dan berapi-api, kadang tersedu jika bicara tentang nasib petani, buruh dan kebanyakan rakyat kecil yang masih terpinggirkan. Namun kita tetap berterimakasi atas saran untuk lebih banyak menampilkan wajah pak Prabowo yang humanis, sumeh, lebih relax dan murah senyum," tuturnya.

Sebelumnya, Peneliti Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio, menyarankan Prabowo mengubah gaya penampilannya agar dilirik milenial. Dia mengatakan, jika tidak mengubah penampilan, Prabowo bisa kalah oleh Joko Widodo.

"Pak Prabowo yang gayanya gitu-gitu aja, kostum misalnya kalau saya jadi timsesnya Pak Prabowo hal pertama yang saya ganti dari Prabowo itu adalah kostum jangan lagi putih, krem, coklat, orang bosan ngeliatnya," kata Hendri kepada wartawan di Anomali Cafe, Jalan Teuku Cik Ditro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/10).

"Kemudian masalah kostum ini harus berubah juga. Nah, memang kalau Prabowo begini terus, ini kesempatan yang sangat baik untuk Pak Jokowi melanjutkan dua periode," kata Hendri.


Simak Juga 'Ternyata Ini Alasan Prabowo Tak Terlalu 'Rajin' Kampanye':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed