Diduga Dirampok, Warga Jerman Tewas di Mampang
Senin, 22 Agu 2005 18:06 WIB
Jakarta - Seorang warga negara Jerman bernama Helmut Cleaman (60), ditemukan tewas di rumah kontrakannya sekitar pukul 03.30 wib, Senin (22/8/2005) dini hari. Korban diduga tewas akibat perampokan. Menurut keterangan penjaga rumah, majikannya merupakan karyawan swasta sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan peralatan kabel yakni PT NKT yang beralamat di Jl P Tendean, Jakarta Selatan.Sejak pukul 11.00 Wib, Senin (22/8/2005), jenazah Cleaman sudah dibawa ke ruang jenazah RSCM. Berdasarkan pemantauan detikcom, rumah kontrakan yang didiami Cleaman yang beralamat di Jl Bangka II D No 5RT 18/RW 03 Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, memiliki lebar sekitar 25 meter, berlantai dua, memiliki cat serba putih, berpagar tinggi sekitar 2 meter dan ditambah kawat setinggi hampir 1 meter.Menurut keterangan seorang warga, Haryati, sekitar 04.00 WIB, Senin (22/8/2005) dini hari, ada warga yang melihat sebuah mobil jenis jeep parkir di depan rumah korban dan ada 3 orang yang menumpang dalam mobil tersebut."Katanya ada barang yang hilang yaitu kamera handycam, laptop dan jam tangan Rolex," ujarnya.Cleaman, katanya, menempati rumah kontrakan tersebut sejak sebulan lalu yang dikontrak dari pemiliknya, warga negara India.Sebelum Cleaman, menurut Haryati, rumah tersebut kosong hampir setahun. Sebelum rumah ini kosong, sempat terjadi perampokan yang juga dilakukan oleh tiga orang."Tetapi waktu itu sempat digagalkan karena pembantunya teriak terlebih dahulu," ujarnya.Ditambahkannya, sejak pukul 22.00 Wib di jalan sekitar rumah itu memang sangat sepi, karena tidak ada penerangan jalan. Di jalan yang hanya cukup untuk satu mobil ini ternyata hanya Cleaman warga asing yang tinggal di RT itu.Saat berita ini diturunkan pukul 17.45 WIB, tampak aparat kepolisian dari Polsek Mampang masuk ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Pagar depan sudah dipasangi garis polisi dan di dalam garansi terdapat satu mobil Ssangyong jenis boxer. Terlihat pula, banyak warga sekitar yang berkerumun di depan rumah korban untuk melihat kondisi rumah.Salah seorang aparat Polsek Mampang menjelaskan, Cleaman tewas setelah mulut dan hidungnya ditutup dengan lakban dan digeletakan di kasur, sehingga kehabisan udara. Di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka memar.Diyakini perampok ini melompat dari pagar depan dan sempat gedor-gedor pintu rumah dan ternyata dibukakan pintunya. "Ini aneh, jam segitu kok bertamu dan ternyata dibukakan pintu," kata aparat yang enggan disebut namanya.
(san/)











































